WHO Catat 20.630 Kasus Virus Corona

·
WHO Catat 20.630 Kasus Virus Corona
Petugas medis menyemprotkan cairan disinfektan pada Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China setibanya di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Mingg, 2 Februari 2020. Sumber foto: BBC Indonesia via Antara).

sinarpidie.co--World Health Organization (WHO) mencatat hingga Selasa, 4 Februari 2020, kasus virus corona mencapai 20.630 kasus. "Ada penambahan kasus baru pada tanggal 4 itu sejumlah 3.241 dan hampir 99 persen berada di Tiongkok," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono, seperti yang dilansir dari kompas.com, Rabu, 5 Februari 2020.

Angka kematian akibat virus corona, kata Anung, mencapai 426 orang.

Mengutip detik.com, yang melansir Associated Press (AP), virus corona telah menyebar di 26 negara, mulai dari Tiongkok hingga ke kawasan Eropa dan Amerika Serikat (AS).

“Di wilayah China, virus yang diyakini berasal dari sebuah pasar hewan di kota Wuhan, Provinsi Hubei ini telah menyebar ke sedikitnya 31 provinsi,” demikian detik.com.

Negara-negara di Asia Tenggara di mana virus tersebut telah menyebar, antara lain, di Thailand 25 kasus, Singapura 24 kasus, Malaysia 10 kasus, Vietnam 10 kasus, Filipina 2 kasus, dan  Kamboja 1 kasus.

Indonesia telah memulangkan 238 WNI dari Wuhan. Mereka kini ditempatkan di Hanggar pangkalan udara Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau, yang akan dijadikan lokasi observasi.

Dilansir dari cnnindonesia.com, gejala virus corona, antara lain demam, lemas, batuk, dan sesak napas. “Beberapa indikasi medis bahkan ditemukan lebih berat. Misalnya pada orang yang sudah lanjut usia atau yang memiliki penyakit penyerta lain,” demikian cnnindonesia.com.

Virus ini dianggap berbahaya karena ia bisa merusak fungsi paru-paru. Virus ini dapat menyebar melalui kontak langsung dengan penderita dan lewat partikel virus yang tersebar di udara, misalnya, melalui bersin dan batuk orang yang terinfeksi virus corona. []

Komentar

Loading...