Warga Blok Sawah Terima Kunci 65 Unit Rumah Layak Huni

·
Warga Blok Sawah Terima Kunci 65 Unit Rumah Layak Huni
Rumah layak huni warga Gampong Blok Sawah, Kecamatan Kota Sigli, Pidie. (sinarpidie.co/Candra Saymima).

sinarpidie.co- 65 rumah layak huni untuk warga gampong Blok Sawah, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, yang dibangun pada tahun anggaran 2019 melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Pidie, dikeluhkan warga karena rumah-rumah tersebut tidak dilengkapi drainase, jalan rabat beton, dan belum dialiri listrik.

Salah seorang warga Gampong Blok Sawah, yang juga penerima rumah layak huni tersebut, mengatakan kunci rumah layak huni yang dibangun pada tahap kedua ini telah diserahkan pada warga. "Rumah tanpa dicat, beda dari pembangunan gelombang pertama dulu: rumah selesai hingga dicat, ada drainase, jalan rabat beton, dan telah dialiri listrik," kata warga yang identitasnya enggan dituliskan ini, Senin, 29 Juni 2020.

Keuchik Gampong Blok Sawah, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, Rizal SPd mengatakan semula rencana pembangunan rumah layak huni gelombang kedua yang dibangun di atas lahan seluas 15.495 meter persegi di samping SDN Blok Sawah bagi warga Gampong Blok Sawah yang terdampak penggusuran karena perluasan Masjid Al Falah Sigli ini berjumlah 84 unit. "19 rumah tak jadi dibangun dikarenakan penerima rumah tersebut telah menjual tanah mereka," kata Rizal SPd, Senin, 29 Juni 2020.

Dia juga mengatakan penyerahan kunci pada pemilik rumah, meski rumah-rumah belum sepenuhnya rampung, dikarenakan adanya desakan warga untuk bisa segara menempati rumah-rumah tersebut.  "Ada beberapa warga yang meminta untuk menghuni rumah tersebut karena saat Covid-19 tak sanggup lagi menyewa rumah. Saya datang ke Perkim untuk meminta izin agar warga bisa langsung menepati rumah-rumah tersebut," kata Rizal.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Pidie Muhammad Adam ST MM mengatakan realisasi pembangunan  65 rumah layak huni tersebut sudah sesuai dengan kontrak. "Yang Kementerian PU PR bangun sebelumnya, 40 rumah, memang berbeda karena dibiayai APBN," kata dia, Senin, 29 Juni 2020. "Dan alasan kita bangun 65 rumah dari 84 unit yang direncanakan pada 2019 lalu karena 19 warga Gampong Blok Sawah telah menjual lahan tersebut sehingga jika 19 rumah tersebut tetap dibangun maka penerima rumah tersebut bukan lagi mereka yang berhak."

Untuk lanjutan pengembangan pemukiman warga Blok Sawah ke depan, seperti drainase dan jalan rabat beton, kata dia,  telah diusulkan baik oleh pemerintah gampong melalui sumber dana APBG Gampong Blok Sawah dan oleh Pemkab Pidie melalui APBK Pidie. "Usulan sudah ada. Mohon bersabar, terlebih saat ini sedang Covid-19," katanya. []

 

Loading...