Tiga Komisioner Baitul Mal Pidie Jaya Sikat Zakat Gharim

·
Tiga Komisioner Baitul Mal Pidie Jaya Sikat Zakat Gharim
Sekretaris Baitul Mal Pidie Jaya, Akrami SPd MPd. (sinarpidie.co/M Rizal).

sinarpidie.co -  Ketua Baitul Mal Kabupaten (BMK) Pidie Jaya, Teungku Marzuki M Ali, diduga menyikat zakat gharim 2020 senilai Rp 7 juta. Istrinya, Ummi Tihajar, juga mengantongi zakat gharim senilai Rp 7,5 juta. Selain pasangan suami-istri ini, dua komisioner Baitul Mal Pidie Jaya lainnya— Jamaluddin M Ali dan Muhammad Isnaini— juga tak ingin ketinggalan. Zakat gharim yang mereka sikat masing-masing Rp 5 juta.

Total zakat gharim yang terkumpul di BMK Pidie Jaya pada 2020 senilai Rp 47.763.000. Zakat tersebut lalu diperuntukkan untuk 12 penerima.

Sekretaris Baitul Mal Pidie Jaya, Akrami SPd MPd, pada sinarpidie.co, mengatakan keempat nama penerima zakat gharim tersebut telah diputuskan oleh komisioner BMK Pidie Jaya dalam rapat pleno.

"Setelah pleno, mereka (komisioner) menyerahkan nama-nama penerima zakat tersebut pada kami untuk pengamprahan," katanya, Senin 9 Februari 2021 kemarin.

Zakat gharim ini disalurkan pada mereka yang memiliki hutang tapi tidak lagi mampu membayarnya. Ketua BMK Pidie Jaya, Teungku Marzuki M Ali, mengatakan, ia dan istrerinya serta dua anggota komisioner lainnya menerima zakat senif gharim atas nama lembaga atau balai pengajian.

Kata Marzuki, karena semenjak balai pengajian yang ia dirikan tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah, ia lantas mengambil zakat gharim untuk melunasi hutang balai pengajian miliknya itu. "Gharim artinya penerima zakat yang mempunyai utang. Jadi, setelah mendirikan balai pengajian, balai pengajian terhutang. Jadi kami ambil zakat gharim," kata Teungku Marzuki, Selasa, 9 Februari 2021.

Terkait istrinya, Ummi Tihajar, yang juga mendapatkan zakat gharim, Teungku Marzuki mengatakan bahwa sang istri juga mempunyai balai pengajian sendiri yang saat ini juga sedang terlilit hutang. "Dalam permohonan, kami mengajukan diri atas nama pimpinan balai pengajian,” katanya. "Sebelumnya, kami tidak mengambil zakat apapun.”

Sementara, Sekretaris Baitul Mal Pidie Jaya, Akrami SPd MPd, pernah mempertanyakan kesahihan informasi Teungku Marzuki tersebut. "Saya sendiri tidak percaya zakat tersebut diterima oleh lembaga," ujar Akrami. []

Loading...