Tiga Calon Anggota Baitul Mal Pidie Diduga Anggota Parpol

·
Tiga Calon Anggota Baitul Mal Pidie Diduga Anggota Parpol
Kantor Baitul Mal Pidie. Dok. sinarpidie.co

sinarpidie.co- Langkah tiga calon komisioner Baitul Mal Kabupaten (BMK) Pidie— Teungku Adnan dari partai politik PAN, Marzuki Ahmad dari PDA, dan T Irwani  dari Partai SIRA— begitu mulus saat mereka melewati seluruh tahapan seleksi tersebut meski ketiganya diduga tak memenuhi persyaratan administrasi sebagai pelamar calon anggota BMK Pidie karena mereka diduga masih tercatat sebagai anggota partai politik saat pengumuman seleksi administrasi calon anggota BMK Pidie diumumkan pada 20 April 2020 lalu.

Ketua Tim Independen Penjaringan Bakal Calon dan Calon Keanggotaan Badan Baitul Mal Kabupaten Pidie Muzakar SHI mengatakan di dalam persyaratan pelamar, tim pansel sudah menerakan bahwa pelamar bukanlah anggota partai politik yang dibuktikan dengan surat pernyataan tidak terlibat dengan partai politik. “Surat pernyataan itu yang menjadi bukti fisik sebagai pegangan kita,” kata Muzakar SHI, Kamis, 2 Juli 2020.

Plt Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie Fuadi Yusuf mengatakan T Irwani menyerahkan surat pengunduran diri ke KIP Pidie pada 11 Mei 2020. “Zulkifli sudah menyerahkan surat pengunduran dari dari PNA sejak 4 September 2019.  Hingga hari ini, kami belum menerima surat pengunduran diri dari Teungku Adnan dari PAN dan Marzuki dari PDA. Apakah mereka akan menyerahkan surat pengunduran diri setelah terpilih, saya juga tidak tahu persis persyaratannya, sebab itu ranah pansel, bukan ranah kami. Mereka sebelumnya merupakan Caleg. Kalau Caleg, otomatis anggota partai,” kata Fuadi, Kamis, 2 Juli 2020.

Kini, delapan nama calon komisioner BMK Pidie yang sudah melewati uji kepatutan dan kelayakan di Komisi V DPRK Pidie ialah T Irwani, Marzuki, Zulkifli, Drs Imran, Drs Syukri dan Zainuddin, Adnan dan Sayed Usman.

Wakil Ketua Komisi V DPRK Pidie Abdullah Ali mengatakan tugas Komisi V dalam melakukan fit propert test telah rampung.

“Nama-nama calon komisioner itu diserahkan ke pimpinan DPRK untuk ditetapkan dalam rapat paripurna,” kata Abdullah Ali, Selasa, 30 juni 2020.

Rapat paripurna penetapan komisioner Baitul Mal Pidie akan digelar pada Jumat, 3 Juli 2020 besok siang, di Gedung DPRK Pidie. []

Loading...