Tiga Bulan Sampah di Sekolah tak Diangkut

·
Tiga Bulan Sampah di Sekolah tak Diangkut
Tumpukan sampah di depan SMP YPPU Sigli. (sinarpidie.co/Candra Saymima).

sinarpidie.co-Selama pandemi Covid-19, proses belajar-mengajar di semua sekolah di Pidie dilakukan dengan metode online atau secara daring. Lazimnya disebut e-learning.

Tapi sampah di sekolah sepertinya tak mengenal libur. Di Kompleks Pelajar Tijue, Kecamatan Pidie, Pidie, tepatnya agak ke kanan di depan gerbang  SMP YPPU Sigli, tumpukan sampah menggunung.

Kepala sekolah SMP YPPU sigli Drs Lukman mengatakan sampah tersebut telah teronggok di sana kurang lebih selama tiga bulan lebih. "Yang buang sampah adalah yang jualan dan anak-anak sekolah. Itu tanggung jawab penjual jajanan," kata Drs Lukman, Senin, 22 Juni 2020.

Pihaknya, kata dia lagi, telah berulang kali memperingatkan para penjual jajanan sekolah agar tidak membuang sampah sembarangan di sana.

"Karena sudah tak sanggup kita ingatkan dengan lisan, brosur-brosur juga kita tempel untuk memperingati mereka,” kata dia. []

Loading...