Tender DOKA Ditunda

·
Tender DOKA Ditunda
Sumber ilustrasi: liputan6.com.

sinarpidie.co –Pemerintah Pusat melakukan penyesuaian dana transfer pusat, khususnya Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA), sebesar 10 persen. Akibatnya, tak hanya Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Non Fisik, Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH), dan Dana Intensif Daerah (DID), yang diminta untuk dilakukan realokasi pada penanganan Covid-19, tapi juga DOKA.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya menunda pelelangan pengadaan barang dan jasa yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) setelah menerima Surat Edaran Pelaksana Tugas Gubernur Aceh (Plt) Gubernur Aceh Nova Iriansyah Nomor 602.1/6075 tertanggal 14 April 2020 yang meminta bupati dan wali kota di Aceh untuk menghentikan pelaksanaan seluruh kegiatan yang bersumber dari DOKA yang pemenangnya belum ditetapkan dan belum ditender.

Jailani Beuramat, Asisten II Setdakab Pidie Jaya, mengatakan pihaknya menunda setiap lelang proyek DOKA yang telah diumumkan dan yang telah diumumkan tapi belum ditetapkan pemenang.

"Kita ikuti itu, untuk proyek sumber DOKA sudah kita stop sementara, sampai ada kejelesan lebih lanjut dari Pemerintah Aceh," kata Jailani pada sinarpidie.co, Kamis 16 April 2020.

Baca juga:

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (Kabag-PBJP) Setdakab Pidie Jaya Ir Yusyak.

“Proses pelelangan proyek yang anggarannya bersumber dari DOKA yang belum ada pengumuman pemenang sudah ditunda," katanya, Kamis, 16 April 2020.

Asisten II Setdakab Pidie Buchari AP juga mengatakan hal yang sama. “Yang belum ditender tidak kita upload dan yang sudah ditender kita tunda,” kata dia Kamis, 15 April 2020. []

Reporter: M Rizal, Diky Zulkarnen

Loading...