Tarif Perbaikan Akta Kelahiran yang Diduga Dipatok Hakim BS

·
Tarif Perbaikan Akta Kelahiran yang Diduga Dipatok Hakim BS
Gedung PN Sigli. (sinarpidie.co/Candra Saymima).

Seorang hakim di Pengadilan Negeri Sigli yang berinisial BS diduga mematok tarif perbaikan kesalahan dalam akta kelahiran pada Pengadilan Negeri (PN) Sigli Rp 2 juta per perkara. Sejak 13 Januari 2020 hingga 12 Maret 2020, tercatat 58 perkara perbaikan kesalahan dalam akta kelahiran yang masuk ke PN Sigli.

sinarpidie.co— AN dan AB adalah sepasang suami istri yang menetap di Gampong Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie, Pidie. Anak mereka, RIZ, sedang menyiapkan berkas administrasi pendaftaran anggota Polri tahun 2020. Namun, rencana putranya itu masih terkendala dengan nama sang ayah, AB, yang salah tertera di dalam Kutipan Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, dan KTP. Oleh sebab itu, sang ayah AB, mengajukan permohonan perbaikan kesalahan dalam akta kelahiran pada Pengadilan Negeri (PN) Sigli.

Permohonan AB akhirnya teregistrasi di PN Sigli dengan nomor perkara 109/Pdt.P/2020/PN Sgi, pada Senin, 9 Maret 2020. Sidang pertama digelar pada Senin, 16 Maret 2020 di ruang sidang utama PN Sigli.

Senin, 16 Maret 2020 sekira pukul 11.00 WIB, AN didampingi adiknya, NAZ, masuk ke dalam ruangan salah seorang panitera. “Permohonan kami dikembalikan oleh Pak BS kepada Pak ARM.  Pak BS minta kakak saya naik ke atas, ke ruangannya,” kata NAZ pada sinarpidie.co, Rabu, 18 Maret 2020.

BS adalah seorang hakim di PN Sigli. Oleh BS, sebut NAZ, pihaknya diminta untuk menyerahkan uang Rp 2 juta. Kata BS pada AN, “Masak kamu mau daftarkan anak kamu jadi polisi tapi tidak punya uang.”

“Rp 1,5 juta mau diserahkan tapi Pak BS tidak mau. Harus Rp 2 juta,” kata NAZ. “Uang belum kami berikan karena kami cuma punya Rp 1,5 juta hari itu.”

Data yang dihimpun sinarpidie.co dari laman sistem informasi penelusuran perkara (SIPP) Pengadilan Negeri (PN) Sigli, sejak 13 Januari 2020 hingga 12 Maret 2020, tercatat 58 perkara perbaikan kesalahan dalam akta kelahiran.

Baca juga:

BS memiliki sepak terjang yang cukup panjang di dunia kehakiman. Sebelumnya, pada 2002 hingga 2007, ia pernah menjadi hakim di PN Sinabang. Pada 2007 hingga 2010, ia merupakan hakim pada PN Bireun. Selanjutnya, pada 2010 hingga 2014, ia merupakan hakim pada PN Jantho. Di PN Sigli, BS menjadi hakim sejak 2014 lalu hingga sekarang.

Hingga berita ini diturunkan, sinarpidie.co belum memperoleh konfirmasi dari BS.

Baca juga:

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sigli M Nazir SH MH mengatakan dirinya belum memperoleh informasi terkait praktik tersebut. “Benar atau tidak hal itu akan saya tanyakan dulu pada yang bersangkutan,” kata M Nazir pada sinarpidie.co, Rabu, 18 Maret 2020.

Kata M Nazir, secara kelembagaan, dirinya melakukan pembinaan pada jajarannya setiap bulan agar praktik suap-menyuap perkara dan pemerasan tidak dilakukan oleh jajarannya. “Setiap bulan saya bina. Tidak hanya hakim saja tapi juga pegawai dan honorer. Jaga topuksi masing-masing.” [] 

Reporter: Diky Zulkarnen dan Candra Saymima

Komentar

Loading...