Tahun Ini, Pemkab Pijay Tiadakan Beasiswa Mahasiswa Tingkat Akhir

·
Tahun Ini, Pemkab Pijay Tiadakan Beasiswa Mahasiswa Tingkat Akhir
Banta Baihaqi, Kepala Bagian (Kabag) Keistimewaan dan Kesejahteraan Setdakab Pidie Jaya. (sinarpidie.co/ M Rizal).

sinarpdie.co – Bantuan beasiswa untuk mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi, tesis dan disertasi yang semula dianggarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya senilai Rp 1 miliar lebih pada tahun anggaran 2020 dipangkas untuk penananganan Covid-19 sehingga beasiswa tersebut nihil tahun ini.

"100 persen dipangkas," kata Banta Baihaqi, Kepala Bagian (Kabag) Keistimewaan dan Kesejahteraan Setdakab Pidie Jaya, pada sinarpidie.co Rabu, 7 Oktober 2020.

Kendati demikian, lanjut Banta, mahasiswa yang sedang menyusun skripsi, tesis serta disertasi tetap dapat mengusulkan permohonan beasiswa tersebut tahun ini karena permohonan tersebut akan diusulkan dan dianggarkan pada 2021 nanti. "Data mereka akan kita verifikasi pada anngaran 2021 dan akan kita bantu. Kan tidak mungkin juga seperti ini selamanya," ujarnya.

Pada tahun-tahun sebelumnya, Pemkab Pidie Jaya menyalurkan bantuan sosial (bansos) dengan total anggaran antara Rp 800 juta  hingga Rp 1 miliar untuk mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi S-1, tesis S-2 dan desertasi S-3. Jumlah bantuan yang diterima setiap mahasiswa bervariasi: mahasiswa D-4/S-1 Rp 1, 2 juta, mahasiswa S-2 Rp 3,5 juta, dan mahasiswa S-3 Rp 6 juta.

Disebutkan Banta lagi, dalam setiap proses pencarian beasiswa tersebut, pihaknya hanya bertugas sebagai verifikator. “Karena anggarannya masuk dalam DPA Badan Pengelola Keuagan Kabupaten. Atas perintah bupati saya telah membuat telaah staf untuk mengembalikan dana tersebut agar bisa disalurkan tahun ini. Tapi tetap tidak terakomodir karena anggarannya tidak tersedia lagi," ujarnya. []

Loading...