Tahun Ini, Nakes yang Tangani Pasien Covid-19 di Pijay Tak Peroleh Insentif dari Pemerintah Pusat

·
Tahun Ini, Nakes yang Tangani Pasien Covid-19 di Pijay Tak Peroleh Insentif dari Pemerintah Pusat
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie Jaya, Edy Azwar. (sinarpidie.co/M Rizal).

sinarpidie.co - Para tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Pidie Jaya, pada tahun anggaran 2021, tidak mendapatkan insentif khusus penanganan pasien Covid-19 karena Bantuan Operasional Kesehatan Tambahan (BOKT) tak disediakan oleh pemerintah pusat.

Para nakes yang menangani pasien Covid-19, baik di Pukesmas maupun di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya, hanya menerima insentif atas jasa pada tahun 2020 yang disediakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) senilai Rp 1.008.000.000.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie Jaya, Edy Azwar, mengatakan bahwa insentif untuk nakes yang menangani pasien Covid-19 yang disediakan pada tahun 2020 tersebut baru dibayarkan pada Juli 2021. "Pembayaran tersebut pun untuk insentif Juli 2020 74 tenaga kesehatan di pukesmas," kata Edy, Jumat 13 Agustus 2021 pada sinarpidie.co. "Insentif 87 nakes di RSUD Pidie Jaya September 2020 juga baru dibayarkan pada bulan Juli 2021. Tahun 2021 tidak ada transfer pusat untuk insentif nakes yang menangani pasien Covid. Tahun ini kita hanya membayarkan BOKT tahun 2020 sebesar Rp 1.008.000.000."

Lanjutnya, dari dana yang tersedia untuk tahun anggaran 2020, insentif yang sudah dibayarkan kepada 74 nakes di pukesmas dan 87 nakes di RSUD Pidie Jaya adalah Rp 911 juta.

Dia berharap, pembayaran insentif nakes yang menangani korban Covid-19 di Pidie Jaya dapat dialokasikan dari refocussing 8 persen DAU dan DBH kabupaten.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Kabupaten (BPKK) Pidie Jaya, M Diwarsyah, melalui Sekretaris BPKK Pidie Jaya, M Yusuf, menyebutkan bahwa pada tahun anggaran 2021 pihaknya belum menerima informasi terkait adanya alokasi DAK non-fisik BOKT yang diperuntukkan untuk insentif nakes yang menangani pasien Covid-19. "Yang ada saat ini adalah sisa BOKT tahun 2020 sebesar Rp 638 juta. Begitu juga dengan bantuan dari Pemerintah Aceh. Untuk bantuan khusus penanganan Covid-19 dari Pemerintah Aceh hingga kini juga belum ada kabarnya," kata M Yusuf. "Dari APBK Pidie Jaya, khusus untuk penanganan Covid-19 hanya dialokasikan melalui pos BTT. Baik itu untuk dukungan kegiatan vaksinasi maupun kegiatan lain yang berhubungan dengan penanganan dan pencegahan Covid-19. Realisasinya tidak ada kendala." []

Loading...