Tagihan PJU Pemkab Pidie Tertutupi dengan Pendapatan PPJ  

·
Tagihan PJU Pemkab Pidie Tertutupi dengan Pendapatan PPJ  
Lampu penerangan jalan di Pasar Beureunuen. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pidie, menganggarkan Rp 11.238.288.679 untuk belanja listrik sarana penerangan jalan umum (PJU) dan pertamanan pada tahun anggaran 2019. Sementara, pendapatan Pemkab Pidie yang diperoleh dari Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang dipungut dari setiap pengguna listrik yang dibebankan dalam tagihan listrik pada tahun 2018 berjumlah Rp 10.965.304.933.

“Data per Oktober 2019, pendapatan yang sudah masuk dari PPJ Rp 10.031.952.841. Artinya, tagihan PJU Pemkab Pidie tertutupi dengan pajak penerangan jalan,” kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Kekayaan Kabupaten (BPKK) Pidie, Mustafa SE MSi, pada sinarpidie.co, Sabtu, 30 November 2019.

Pasal 6 huruf a dan b Qanun Kabupaten Pidie Nomor 14 tahun 2011 tentang Pajak Penerangan Jalan, berbunyi, penggunaan tenaga listrik yang berasal dari PLN dikenai tarif pajak sebesar 10 persen dan pengunaan listrik dari PLN untuk industri sebesar 3 persen. Lalu, pasal 6 huruf c qanun tersebut berbunyi, penggunaan tenaga listrik yang dihasilkan sendiri dikenakan tarif pajak sebesar 1,5 persen.

Jumlah pendapatan atau penagihan rekening listrik PT. (Persero) PLN di Pidie berdasarkan data PT. (Persero) PLN Cabang Sigli pada 2017 sebesar Rp 138. 435.706.079. Pelanggan PLN rumah tangga 96.976, usaha 11.066, hotel/motel/industri 253, dan gedung pemerintah 983. Lalu, jumlah PJU di Pidie sekitar 3.776 unit.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pidie Safrizal SSTP MEc Dev mengatakan, PJU tersebar di 23 kecamatan di Pidie dengan rata-rata tagihan per bulan sebesar Rp 40 juta setiap kecamatan.

"Kecuali Kecamatan Kembang Tanjong dengan rata-rata tagihan PJU paling tinggi dibandingkan kecamatan lainnya di Pidie, yaitu sekitar Rp 100 juta lebih per bulan,” kata dia pada sinarpidie.co, Sabtu, 30 November 2019. []

 

Komentar

Loading...