Tagihan Listrik PJU dan Pertamanan di Pidie Rp 1 M per Bulan

·
Tagihan Listrik PJU dan Pertamanan di Pidie Rp 1 M per Bulan
PJU tenaga surya di Jalan Banda Aceh-Medan, Kota Sigli. (sinarpidie.co/Firdaus).

sinarpidie.co—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pidie, menganggarkan Rp 10 miliar untuk belanja listrik sarana penerangan jalan umum (PJU) dan pertamanan pada tahun anggaran 2019.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pidie Muslim mengatakan, angka Rp 10 miliar tersebut tidak cukup untuk menutupi tagihan listrik selama setahun pada tahun ini. “Rp 12 miliar setahun," sebutnya, Selasa, 9 April 2019.

Ditanyai mengapa tagihan listrik lampu jalan terbilang tinggi, sementara dalam beberapa tahun belakangan ini lampu-lampu penerang jalan sudah beralih ke PJU energi tenaga surya, Muslim mengatakan, “Itu lampu penerangan jalan di 23 kecamatan di Pidie."

Setiap gampong di Pidie, sebutnya, melakukan pengadaan penambahan lampu jalan, sehingga menyebabkan pembengkakkan tagihan rekening listrik yang dibebankan pada APBK Pidie.

Tagihan rekening listrik tahun ini mengalami peningkatan. Tahun sebelumnya, kata dia, per bulan tagihan listrik untuk lampu penerangan jalan yang dibebankan pada APBK Pidie sebesar Rp 850 juta per bulan. “Sekarang sudah Rp 950 juta,” katanya lagi.

Katanya, pihaknya akan mengusulkan Rp 4 miliar lagi untuk belanja listrik PJU dalam APBK Perubahan Pidie 2019.

“Yang Rp 10 M dalam DPA 2019, kita sudah bayar yang punya November dan Desember tahun sebelumnya. Rp 4 M kita usul diperubahan nanti,” tuturnya. “Rencananya ke depan, masing-masing gampong akan bayar sendiri dengan APBG.”

Di lain pihak, Manajer PLN Area Sigli Yusra Helmi mengatakan, hingga Maret 2019, Pemkab Pidie belum menunggak tagihan listrik penerangan jalan umum (PJU).

“Untuk titik-titiknya banyak. Maaf kurang hafal,” kata dia melalui layanan pesan singkat. []

Loading...