Kawula Muda

Syarifah Fitria Nadia dan Semangat Wirausaha

·
Syarifah Fitria Nadia dan Semangat Wirausaha
Syarifah Fitra Nadia. (sinarpidie.co/Mutamimul Ula).

sinarpidie.co— Syarifah Fitra Nadia, perempuan dengan tinggi semampai, duduk pada sebuah kursi kayu di salah satu kedai kopi di Kota Sigli, Pidie, Sabtu, 29 Juli 2017. Ia, yang sesekali sibuk dengan telepon genggamnya, bercerita tentang kesehariannya pada usaha make up yang telah dilakoninya selama dua tahun terakhir. Perempuan kelahiran Jantho, 24 Januari 1998 itu menjawab pertanyaan sinarpidie.co seraya, sesekali, berselfie. Kami mengobrol di tengah-tengah dentuman musik dan riuhnya kedai kopi.

“Saya mula-mula suka dunia modeling. Foto-foto. Dan akun instagram saya sudah ratusan ribu jumlah pengikutnya. Jadi, ketika saya mengunggah foto-foto hasil make up saya, banyak yang respon dan yang lihat,” ungkap anak ketiga dari lima bersaudara itu.

Hobi di dunia modeling dan dunia hiburan sudah tumbuh sejak ia duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Padang Tiji. 

Pada 2014, ia meraih juara 1 FLSN solo vokal putri.

Dari hobi tersebut, ia kemudian serius menggeluti bidang make up. Kata dia, ia belajar bidang tersebut secara otodidak. “Tidak ada kursus khusus,” ungkapnya.

Syarifah Fitra Nadia. (sinarpidie.co/Mutamimul Ula).


Untuk mengenalkan hasil kerja dan karyanya, ia memanfaatkan media sosial (medsos).

“Dari Pidie, Aceh Besar, Banda Aceh, kebanyakan orang-orang menggunakan jasa make up saya. Saya biasanya memposting hasil karya saya di Instagram,” kata pemilik akun instagram @nyaksyarifah, itu.

Sebaliknya, media sosial juga menjadi tempat dia belajar dan memperkaya kreatifitasnya. “Belajar dari video di youtube, misalnya,” ujarnya.

Untuk make up personal atau pribadi, mula-mula ia tak memasang harga khusus. Namun seiring dengan bertambahnya permintaan untuk jasanya, ia kemudian memasang tarif antara Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu per orang. “Sementara untuk nikahan, Rp 500 ribu,” ujar perempuan yang tinggal di Gampong Pasar Paloh, Kecamatan Padang Tiji, Pidie, itu.

Untuk saat ini, ia hanya fokus pada apa yang disebutnya sebagai make up minimalis. “Untuk mereka yang hendak mengikuti acara wisuda, nikahan, dan personal. Untuk resepsi pernikahan belum, karena butuh modal yang besar,” kata putri dari pasangan Said Jamalluddin dan Ummi Salamah, itu.

Ia berencana untuk memperluas dan mengembangkan usahanya. “Sekarang sedang  kumpulkan uang dan nabung sedikit demi sedikit,” tutupnya. []

Loading...