Sekda Aceh: Dana Desa untuk Menekan Angka Kemiskinan di Gampong

·
Sekda Aceh: Dana Desa untuk Menekan Angka Kemiskinan di Gampong
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh dr Taqwallah MKes dalam kunjungannya ke Kota Sigli, dalam salah satu rangkaian Gerakan Bersih, Rapi, Estetis dan Hijau (BEREH), yang digelar di Gedung Pidie Convention Center, Senin, 16 Desember 2019. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co--Substansi dari dana desa yang ditransfer pemerintah pusat untuk mengurangi jumlah pengangguran atau menekan angka kemiskinan di tingkat gampong. Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh dr Taqwallah MKes dalam kunjungannya ke Kota Sigli,  Pidie, -- salah satu rangkaian Gerakan Bersih, Rapi, Estetis dan Hijau (BEREH)--yang digelar di Gedung Pidie Convention Center, Senin, 16 Desember 2019.

“Umpamanya dalam satu gampong ada beberapa pengangguran. Dengan dana desa, bagaimana jumlah pengangguran di gampong tersebut berkurang. Caranya adalah bagaimana menciptakan inovasi,” kata dia, di hadapan 23 keuchik yang dipilih untuk menghadiri kegiatan tersebut, masing-masing satu keuchik per kecamatan, dan 190 pedamping lokal desa, 89 pedamping desa, dan 6 tenaga ahli kabupaten.

Kata dia lagi, untuk mencapai tujuan tersebut, APBG masing-masing gampong mesti memuat program-program yang ditujukan untuk menekan angka kemiskinan di gampong-gampong.

Baca juga:

“Isi dana desa itu perencanaannya harus bagus atau ibaratnya asoe tok. Kalau  perencanaannya tidak bagus kan bisa kacau. Saya ini hanya memberi motivasi saja agar pedamping bekerja dengan tepat waktu. Soal teknis, itu DPMG yang punya tugas dan wewenang,” kata dia lagi. []

Komentar

Loading...