Satreskrim Polres Pijay Bekuk Komplotan Pencuri 35 Laptop di 2 Sekolah di Bandar Dua

·
Satreskrim Polres Pijay Bekuk Komplotan Pencuri 35 Laptop di 2 Sekolah di Bandar Dua
Kapolres Pidie Jaya, AKBP Musbag'h Niam, melalui Kasatreskrim Polres Pidie Jaya, Iptu Dedy Miswar, dalam konferensi pers Rabu, 10 Februari 2021 mengatakan sembilan tersangka diringkus polisi pada Senin, 8 Februari 2021 kemarin.(sinarpidie.co/M Rizal).

sinarpidie.co -Personel Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Pidie Jaya membekuk komplotan spesialis pencuri laptop sekolah.

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Musbag'h Niam, melalui Kasatreskrim Polres Pidie Jaya, Iptu Dedy Miswar, dalam konferensi pers Rabu, 10 Februari 2021 mengatakan sembilan tersangka diringkus polisi pada Senin, 8 Februari 2021 kemarin.

Kesembilan tersangka masing-masing berinisial MK, 19 tahun, MI, 23 tahun, MN, 17 tahun, AF, 15 tahun, NM, 15 tahun dan AF, 17 tahun. Mereka sebelumnya pernah membobol dan menggondol laptop SMKN 1 Bandar Dua.  Di SMPN 1 Bandar Dua, tersangka pencurian laptop di SMPN 1 Bandar Dua yang dibekuk: berinisial MK, 19 tahun, MH, 17 tahun, MY, 17 tahun, dan AS, 17 tahun.

"Seorang lagi masih DPO berinisial MR. Dalam menjalankan aksi pencurian, mereka memanjat pagar atau tembok sekolah, mencongkel jendela dan merusak teralis besi dengan mengunakan linggis. Setelah masuk ke dalam ruangan,  para tersangka tersebut mengambil laptop di sekolah tersebut," kata Iptu Dedy Miswar. "Mereka saling membagi peran. Ada yang memantau situasi, ada yang masuk ke dalam ruangan, dan ada yang mengulurkan laptop secara estafet."

Dari total 35 laptop yang dicuri di dua sekolah tersebut, 12 di antaranya telah diamankan, 5 laptop SMKN 1 Bandar Dua dan 7 laptop SMPN 1 Bandar Dua.

Dari hasil penyelidikan, tersangka berinisial MK juga pernah melakukan pencurian serupa pada bulan Oktober 2020. Ia mencuri satu unit komputer dan satu unit piano di SMAN 1 Trienggadeng.  "Rata-rata, anak di bawah umur ini masih sekolah," kata Iptu Dedy lagi. "Barang bukti  yang baru didapatkan sebanyak 12 unit. Sementara total laptop yang dicuri di dua TKP sebanyak 35 unit laptop. Mereka dipersangkakan dengan pasal 363 ayat 1 dan 2 dengan ancaman tujuh tahun penjara.  Namun, karena masih anak di bawah umur, dijunto dengan UU nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak." []

Loading...