Satreskrim Polres Pidie Bekuk Pelaku Pencurian Mobil Pemkab Pidie

·
Satreskrim Polres Pidie Bekuk Pelaku Pencurian Mobil Pemkab Pidie
Personel Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Pidie membekuk JEF, 45 tahun, warga Gampong Yub Mee, Kecamatan Pidie, Pidie, pelaku pencurian satu unit mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi BL 231 PB milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie di garasi Save House Badan Intelijen Strategis (BAIS) di Gampong Cot Teungoh, Kecamatan Pidie. (sinarpidie.co/Candra Saymima).

sinarpidie.co - Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pidie membekuk JEF, 45 tahun, warga Gampong Yub Mee, Kecamatan Pidie, Pidie, pelaku pencurian satu unit mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi BL 231 PB milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie di garasi Save House Badan Intelijen Strategis (BAIS) di Gampong Cot Teungoh, Kecamatan Pidie.

JEF, yang sehari-hari bekerja sebagai wartawan dan buruh harian lepas, juga membakar satu unit rumah di Gampong Kubang, Kecamatan Indrajaya, dengan menggunakan ban bekas dan bensin, pada Senin, 19 Juli 2021 pukul 02.15 WIB lalu.

Kapolres Pidie, AKBP Padli SH SIK MH, dalam konferensi pers di Mapolres Pidie Senin, 16  Agustus 2021, mengatakan pelaku dibekuk di kamar nomor 7 Wisma Seulawah di Gampong Blang Paseh, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, pada Selasa, 10 Agustus 2021 pukul 17.30 WIB.

Pencurian mobil, kata AKBP Padli, terjadi pada Senin, 2 Agustus 2021, pukul 04.00 WIB. "Pelaku kemudian membawa lari mobil tersebut ke Sumatera Utara, tetapi pada Senin, 9 Agustus 2021, pukul 02.00 WIB, mobil yang dikendarai pelaku mengalami laka lantas di Jalan Sudirman, Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Stabat, Langkat, Sumatera Utara. Pelaku kembali ke Sigli dan meninggalkan mobil yang telah rusak parah di tempat kejadian," katanya, didampingi Kasat Reskrim Polres Pidie, AKP Ferdian Chandra SSos MH, dan Kabag Ops Polres Pidie, AKP Wahyudi. "Pelaku sudah sering meminjam mobil yang digunakan pelapor, Abdul Majid SH MSM, 54 tahun, anggota TNI-AD. Selanjutnya pelaku menempa kunci duplikat mobil tersebut."

Dalam kasus pencurian mobil, JEF dipersangkakan pasal 363 ayat 1 ke-3 dan ke-5 KUHP dengan ancaman penjara paling lama tujuh tahun.

Dari pengembangan kasus pencurian,  JEF juga mengakui bahwa dirinya telah membakar sebuah rumah."Pada kasus ini, pelaku akan disangkakan dengan pasal 187 ayat 1 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 12 tahun," kata AKBP Padli lagi.

"Pelaku melakukan kedua tindak pidana ini karena sakit hati dan dendam. Pada awal-awal korban Abdul Majid SH MSM berdinas di Kota Sigli, Pidie, pelaku selalu mendampingi korban untuk berkenalan dengan para pejabat dan tokoh-tokoh di Pidie. Tetapi, setelah korban banyak mengenal pejabat dan tokoh-tokoh di Pidie, pelaku dikesampingkan oleh korban. Untuk pembakaran rumah, pelaku sakit hati pada pria berinisial Z yang tidak membayar hutang sebesar Rp 20 juta," tutur Kapolres Pidie. []

Loading...