Salah Isi Angka Jadi Alasan Perusahaan dengan Penawaran Terendah untuk Proyek Jalan Blang Rimeh - Pulo Kawa tidak Lolos

Salah Isi Angka Jadi Alasan Perusahaan dengan Penawaran Terendah untuk Proyek Jalan Blang Rimeh - Pulo Kawa tidak Lolos
Capture LPSE Kabupaten Pidie.

Penilaian tingkat resiko yang diuraikan PT Irham Jaya dalam tabel B. 1. identifikasi bahaya, penilaian risiko, pengendalian dan peluang, tidak berpedoman dengan SE PUPR 22 Tahun 2020, di mana pada kolom 10, yaitu tingkat resiko diisi dengan angka 6. Seharusnya pada kolom 10 tingkat resiko diisi sedang berdasarkan tabel nilai resiko yang didapatkan dari hasil perkalian kemungkinan dengan keparahan.

sinarpidie.co — PT Irham Jaya  dan PT Toleransi Aceh adalah dua perusahaan, dari empat perusahaan, yang memasukkan dokumen penawaran dalam tender proyek peningkatan kapasitas struktur Jalan Blang Rimeh - Pulo Kawa, Kecamatan Tangse.

Penawaran PT Irham Jaya adalah Rp 6.414.672.682,33, dan penawaran PT Toleransi Aceh adalah Rp 6.744.621.512,76.

Penawaran kedua perusahaan ini jauh lebih rendah daripada penawaran PT Beuken Utama, yang keluar sebagai pemenang proyek peningkatan kapasitas struktur jalan yang tidak tercantum di dalam Qanun Kabupaten Pidie Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RT RW) Kabupaten Pidie Tahun 2014-2034 itu.

Selain PT Irham Jaya  dan PT Toleransi Aceh, PT Asphalt Madya Raya juga memasukkan dokumen penawaran yang lebih rendah—Rp 7.112.135.355— daripada penawaran PT Beuken Utama.

Panitia lelang proyek tersebut menilai bahwa penilaian tingkat resiko yang diuraikan PT Irham Jaya  dalam tabel B. 1. identifikasi bahaya, penilaian risiko, pengendalian dan peluang, tidak berpedoman dengan SE PUPR 22 Tahun 2020, di mana pada kolom 10, yaitu tingkat resiko diisi dengan angka 6. Seharusnya pada kolom 10 tingkat resiko diisi sedang berdasarkan tabel nilai resiko yang didapatkan dari hasil perkalian kemungkinan dengan keparahan. Selanjutnya, daftar personel manajerial yang dilampirkan tidak sesuai dengan format yang dilampirkan dalam dokumen pemilihan Bab VI.

Sementara itu, alasan tidak lolosnya PT Toleransi Aceh, menurut panitia, karena di dalam dokumen pemilihan dijelaskan pengalaman kerja personel manajerial yang dihitung adalah pengalaman sesuai dengan ketrampilan atau keahlian yang disyaratkan, bukan berdasarkan jabatan yang disyaratkan, di mana pada ringkasan pengalaman kerja personel manajerial yang dilampirkan untuk manajer proyek, manajer teknik dan ahli K3 konstruksi uraian pengalaman yang diuraikan bukan sesuai keahlian yang disyaratkan.

Baca juga:

“Seharusnya pengalaman seorang manajer bukan melaksanakan pekerjaan sesuai gambar kerja, ini adalah tugas pelaksana lapangan, tetapi mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah, melakukan koordinasi ke dalam dan keluar tim di lapangan, menyiapkan rencana kerja dan mengontrol pekerjaan agar selesai sesuai dengan yang diinginkan, hal ini adalah sebagian tugas dari seorang manager. Daftar Personel manajerial yang dilampirkan tidak sesuai dengan format yang dilampirkan dalam dokumen pemilihan Bab VI,” demikian dikutip pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Pidie.

PT Beuken Utama memenangkan proyek peningkatan kapasitas struktur Jalan Blang Rimeh - Pulo Kawa, Kecamatan Tangse, dengan nilai penawaran 98 persen atau Rp 7.407.737.303 dari nilai pagu paket Rp 7.560.000.000. Dengan kata lain, saving atau penghematan yang dilakukan sangat kecil. Selain itu, dari 17 peserta yang mengikuti lelang ini, hanya 4 perusahaan yang memasukkan dokumen penawaran. []

Loading...