RTRW Pidie 2014-2034 Belum Dilakukan Peninjauan Kembali

·
RTRW Pidie 2014-2034 Belum Dilakukan Peninjauan Kembali
Lahan sekira lima hektare, tempat di mana Sport Center Pekan Olahraga Aceh (PORA) 2022 akan dibangun di depan Gedung Pidie Convention Centre (PCC), di Gampong Lampeudue Baroh, Kecamatan Pidie, Pidie. Dok. sinarpidie.co..

sinarpidie.co — Pada tahun anggaran 2019 lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie menganggarkan anggaran senilai Rp 200 juta untuk kegiatan peninjauan kembali Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pidie tahun 2014-2034 dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sebagai satuan kerja.

Kepala Dinas PUPR Pidie Ir Samsul Bahri MSi mengatakan, karena minimnya anggaran untuk peninjauan kembali RTRW tersebut, pihaknya pada tahun 2019 lalu, menggodok Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Sakti dan Kecamatan Kota Sigli, alih-alih melakukan revisi RTRW.

“Untuk revisi RTRW butuh banyak anggaran, minimal Rp 1 miliar, semisal anggaran untuk konsultasi ke Jakarta, membuat peta baru, dan menggelar berbagai seminar. Revisi RTRW belum ada anggaran. Rencananya revisi dilakukan di lokasi-lokasi yang telah berubah, seperti lahan basah yang sudah tidak efektif, bisa dijadikan lokasi perdagangan atau pemukiman. Lahan tambak ikan yang telah banyak ditimbun yang sudah tidak efektif untuk budidaya perikanan bisa dijadikan tempat perdagangan, pemukiman, dan ruang terbuka hijau atau RTH,” katanya, Selasa, 4 Agustus 2020.

Baca juga:

Qanun Kabupaten Pidie Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RT RW) Kabupaten Pidie Tahun 2014-2034 disahkan pada 31 Desember 2014. Rencana tata ruang wilayah dapat ditinjau kembali satu kali dalam lima tahun. []

Loading...