RSUD Teungku Chik Ditiro Sigli di Ambang Pintu Kehancuran

·
RSUD Teungku Chik Ditiro Sigli di Ambang Pintu Kehancuran
Puluhan tenaga cleaning service atau CS di RSUD Teungku Chik Di Tiro Sigli melancarkan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Pidie dan di gedung DPRK Pidie, Senin, 19 April 2021, karena pemecatan sepihak yang dilakukan manajemen rumah sakit tersebut. (sinarpidie.co/Diky Zulakrnen).

sinarpidie.co – Sisa kas RSUD Teungku Chik Ditiro (TCD) Sigli per 31 Desember 2020 adalah Rp 4.316.628.782,99. Sementara, nilai hutang RSUD TCD Sigli pada 2020 adalah Rp 34.492.858.069: hutang belanja barang dan jasa Rp 11.876.582.369, hutang belanja pegawai Rp 15.236.096.100, dan hutang belanja modal Rp 7.380.179.600.

Rincian hutang belanja barang dan jasa RSUD TCD 2020. Sumber: LHP BPK atas LKPD Pemkab Pidie 2020.

Di lain sisi, piutang retribusi pelayanan kesehatan pada RSUD TCD pada tahun 2020 hanyalah Rp 23.192.031.721. Dengan kata lain, terdapat selisih yang harus ditutup rumah sakit yang berstatus BLUD itu sebesar Rp 11.300.826.348.

Rincian hutang belanja modal RSUD TCD 2020. Sumber: LHP BPK atas LKPD Pemkab Pidie 2020.

Direktur RSUD TCD Sigli, dr Muhammad Yassir Sp An, mengatakan bahwa jika Pemkab Pidie tidak membantu pihaknya menutupi hutang BLUD tersebut, hutang Rp 11.300.826.348 tersebut akan ditutupi oleh BLUD sendiri. “Nantinya dengan pendapatan 2021 akan kita tutup secara perlahan-lahan,” katanya, Senin, 30 Agustus 2021.

Rincian hutang belanja pegawai RSUD TCD 2020. Sumber: LHP BPK atas LKPD Pemkab Pidie 2020.

Ditanyai sinarpidie.co tentang remunerasi jasa pelayanan Covid-19 dari Maret hingga Oktober 2020 senilai Rp 6.353.189.250, yang tercatat sebagai hutang belanja pegawai tahun anggaran 2020, dr Muhammad Yassir Sp An menjawab “jasa pelayanan Covid-19 telah dibayarkan di dalam remunerasi”.

“Ada juga insentif yang belum dibayarkan oleh Kemenkes sehingga jasa pelayanan Covid-19 juga belum kita bayarkan ke nakes,” tuturnya lagi.

Baca juga:

Di samping hutang belanja barang dan jasa Rp 11.876.582.369, hutang belanja pegawai Rp 15.236.096.100, dan hutang belanja modal Rp 7.380.179.600, terdapat biaya yang harus dibayar RSUD TCD Sigli atas jasa pelayanan medis pada 2019 senilai Rp 22.828.398.295.

Biaya yang masih harus dibayar RSUD TCD Sigli atas jasa pelayanan medis pada 2019 senilai Rp 22.828.398.295.

Biaya yang masih harus dibayar ini adalah biaya yang timbul karena diterimanya jasa atau prestasi yang merupakan beban tahun anggaran 2019 tetapi belum dibayarkan sampai dengan akhir periode akuntansi. Pos biaya ini merupakan biaya jasa layanan medis yang masih harus dibayar kepada pegawai atas jasa layanan medis yang telah diberikan pada 2019. []

Loading...