RSUD Pijay belum Miliki Gudang Farmasi, Obat Rusak dan Kadaluwarsa jadi Temuan BPK

·
RSUD Pijay belum Miliki Gudang Farmasi, Obat Rusak dan Kadaluwarsa jadi Temuan BPK
Gedung RSUD Pidie Jaya. (sinarpidie.co/ M Rizal).

sinarpidie.co--Tempat penyimpanan obat-obatan dan barang habis pakai (BHP) pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya belum dikelola sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Aceh menemukan, obat- obatan dan BHP per 31 Desember 2017 sebesar Rp 171.261.919 yang sudah rusak dan kedaluwarsa.

Hingga 2019, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya belum memiliki gudang farmasi dengan fasilitas yang mendukung pengelolaan persediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Kita belum ada gudang farmasi khusus rumah sakit. Yang ada saat ini gudang farmasi Dinkes," kata Direktur RSUD Pidie Jaya, dr Fajriman SpS MSi MEd, pada sinarpidie.co, Rabu 16 Oktober 2019.

Dikatakannya, pihaknya sebelumnya sudah pernah mengusulkan pembangunan gudang tersebut tetapi belum terealisasi.  "Tahun ini kita coba usul lagi,” ujar dr Fajriman.  []

Komentar

Loading...