RPH di Meurah Dua Terbengkalai

·
RPH di Meurah Dua Terbengkalai
Dinas Perkebunan dan Peternakan meninjau Rumah Potong Hewan (RPH) milik Pemkab Pidie Jaya di Gampong Teupin Pukat, Kecamatan Meurah Dua, Senin, 6 Juli 2020. (sinarpidie.co/M Rizal).

sinarpidie.co - Pendapatan dari retribusi Rumah Potong Hewan (RPH) milik Pemkab Pidie Jaya selama ini dinilai kurang optimal sehingga guna mengoptimalkan aset Pemkab Pidie Jaya tersebut, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Pidie Jaya Syukri Itam SPd meninjau satu-satunya RPH di Pidie Jaya yang terletak di Gampong Teupin Pukat, Kecamatan Meurah Dua, Senin, 6 Juli 2020.

Amatan sinarpidie.co, tak ada aktivitas apa pun di RPH tersebut. Bangunan dan peralatan penyembelihan hewan pun terlihat tak terawat dengan baik. Hal yang sama juga terlihat pada kandang atau los-los tempat penampungan hewan yang akan disembelih di RPH tersebut. Air bersih di sana juga kurang tersedia dengan memadai.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Pidie Jaya Syukri Itam SPd mengatakan dengan kondisi tersebut, sulit mengoptimalkan RPH tersebut untuk berkontribusi bagi pendapatan asli daerah atau PAD.

"Jika RPH tidak terawat dengan baik, masyarakat enggan untuk menyembelih hewan di sini. Selain tempat untuk memotong hewan, RPH juga berfungsi untuk memeriksa kesehatan hewan layak atau tidak untuk dipotong. Dari tinjauan ini, nanti akan kita lakukan rapat bagaimana supaya aset daerah ini lebih optimal dan berkontribusi terhadap daerah," kata Syukri Itam.

Informasi yang dihimpun sinarpidie.co, setiap pekan jumlah ternak yang disembelih di RPH tersebut berkisar antara tiga hingga empat ekor. []

Loading...