Rp 4,1 M Insentif bagi Tenaga Kesehatan Masih Mengambang

·
Rp 4,1 M Insentif bagi Tenaga Kesehatan Masih Mengambang
Posko Covid-19 Pidie di dalam Kompleks Dinas Kesehatan Pidie. (sinarpidie.co/Candra Saymima).

sinarpidie.co — Alokasi anggaran yang diperuntukkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie untuk pemberian insentif bagi tenaga kesehatan dan tenaga medis Rp 4,1 miliar. Namun Kepala Dinas Kesehatan Efendi SSos MKes mengatakan pihaknya belum mengetahui tentang hal itu.

“Saya belum tahu mekanismenya bagaimana, belum tahu bagaimana proses usulannya, bagaimana pembayaran, dan siapa pengguna anggaran tersebut,  di Dinkes atau di RSUD,” kata Efendi, Selasa, 7 Juli 2020.

Total anggaran yang direalokasi Pemkab Pidie untuk penanganan kesehatan selama pandemi Covid-19 ialah Rp 16,7 miliar, yang terdiri dari penyediaan sarana prasarana kesehatan Rp 7,9 miliar, penyediaan sarana fasilitas kesehatan Rp 1,8 miliar, pemberiaan insentif bagi tenaga kesehatan Rp 4,1 miliar, penyemprotan disifektan Rp 1,2 miliar, dan pemeriksaan laboratorium bagi masyarakat yang berpotensi terjangkit Rp 1,5 miliar.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teungku Chik Di Tiro Sigli dr Muhammad Yassir SP An mengatakan dana yang dialokasikan untuk pemeriksaan laboratorium bagi warga yang berpotensi terjangkit, di antaranya, telah terealisasi untuk membeli lima boks rapid test.

“Dengan harga per satu boks Rp 10.600.000. Total dana untuk pembelian lima boks rapid test berjumlah Rp 53.000.000. Satu boks berjumlah 40 unit rapid test,” kata dr Yassir, Selasa, 7 Juli 2020.

Kata dr Yassir lagi, RSUD Teungku Chik Di Tiro Sigli telah melakukan rapid test terhadap 345 pasien. Dari jumlah tersebut, hanya satu pasien yang dinyatakan reaktif. []

Reporter: Candra Saymima dan Diky Zulkarnen

Loading...