Rentetan Peluru Polisi Melesat di Jembatan Keude Trienggadeng, 4 Anggota KKB Tewas

·
Rentetan Peluru Polisi Melesat di Jembatan Keude Trienggadeng, 4 Anggota KKB Tewas
Rak pedagang di Keude Trienggadeng terkena peluru nyasar saat polisi menindak tersangka kelompok kriminal bersenjata. (sinarpidei.co/ M Rizal).

sinarpidie.co--Mirsal, 37 tahun, sedang duduk ngopi di Keude Tringgadeng, Pidie Jaya, tatakala rentetan senjata terdengar dari arah jembatan Trienggadeng sekira pukul 18.00 WIB.

"Spontan saya tiarap bersama warga lain,” kata Mirsal pada sinarpidie.co, Kamis, 19 September 2019.

Begitu suara rentetan senjata reda, Mirsal menoleh ke arah mobil Toyota Avanza hitam yang telah terhenti di pinggir jalan.

“Kurang lebih ada 10 menit rentetan senjata. Setelah mobil terpental ke pinggir jalan, saat aparat membuka pintu mobil, darah mengucur dari dalam mobil,” kata dia. “Tak ada tembakan balasan dari kelompok tersebut. Suara senjata yang terdengar berbeda dengan suara senjata saat konflik dulu yang lebih besar suaranya.”

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito, yang dikonfirmasi sinarpidie.co mengatakan, aparat kepolisian yang menindak kelompok kriminal bersenjata tersebut merupakan tim gabungan Polda Aceh dan Polres Bireun.

“Kejadiannya pukul 18.00 WIB. Pelaku perampokan dengan menggunakan senjata api,” kata Kombes Pol Agus Sarjito, singkat melalui layanan pesan singkat, Kamis, 19 September 2019.

Kelompok kriminal bersenjata yang berjumlah 5 orang tersebut bergerak dari Bukit Cerana, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireun, dengan mengendarai mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi BL 1342 R menuju ke arah Banda Aceh.

Tiga (Abu Razak, Zulfikar, dan Hamni) dari lima tersangka meninggal dunia di lokasi kontak tembak, sementara Wan Neraka mengalami kritis dan belakangan juga meninggal dunia. Keempatnya dibawa ke RSUD Teungku Chik di Tiro. Satu-satunya tersangka yang selamat, Wan Ompong, telah diamankan di Mapolres Bireuen.

Barang bukti yang disita polisi di antaranya AK 56 lipat, revolver, dan peluru AK dan Revolver berjumlah lebih kurang 100 butir. []

Reporter: M Rizal dan Diky Zulkarnen

Komentar

Loading...