Realisasi Vaksinasi Warga Aceh Rendah, DPRA: Dinkes Aceh Harus Jemput Bola

·
Realisasi Vaksinasi Warga Aceh Rendah, DPRA: Dinkes Aceh Harus Jemput Bola
Rapat pembahasan Rancangan Qanun Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA 2020, Rabu, 28 Juli 2021. Foto Ist.

sinarpidie.co - Anggota Komisi V DPRA Purnama Setia Budi menilai minat vaksinisasi masyarakat di beberapa kabupaten atau kota di Aceh masih rendah. Hal ini disebabkan banyaknya informasi hoaks yang marak beredar di tengah masyarakat. "Kalau saya lihat di tingkat provinsi, mereka terus jor-joran untuk mengajak warga agar bersedia divaksin. Tapi di beberapa kabupaten atau kota, orang yang ingin divaksin masih sedikit," kata Purnama, Selasa, 27 Juli 2021.

Politisi PKS itu menyebutkan bahwa Dinas Kesehatan, baik di provinsi maupun kabupaten atau kota, harus terus mengedukasi masyarakat agar masyarakat tidak terpengaruh dengan informasi palsu sehingga minat masyarakat Aceh untuk ikut memperoleh vaksin dapat bertambah. "Jadi jangan diam di tempat. Kalau bisa harus jemput bola sambil memberikan edukasi supaya mereka mau divaksin," ujarnya.

Purnama mengingatkan Permerintah Aceh harus menargetkan vaksinisasi ke seluruh masyarakat minimal 70 persen dari jumlah penduduk di Aceh. “Tujuannya supaya angka positif Covid-19 menurun,” kata Purnama. 

Menurutnya, pelaksanaan pemeriksaan (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment) untuk mengendalikan penularan Covid-19 di Aceh masih sangat rendah.

"Penanganan yang baik dimulai dengan ditemukannya satu orang positif. Dan yang harus dilakukan adalah melacak siapa kontak dekat orang yang positif tersebut lalu memeriksanya, dan jika kontak dekat lebih dari satu orang, semua harus diperiksa dan dilacak hingga yang terakhir. Pemeriksaan (testing) dan pelacakan (tracing) seperti ini yang masih kurang di Aceh,” kata Purnama. 

Purnama menyebutkan angka positif Covid-19 di Aceh sudah menunjukkan tren penurunan walaupun dalam dua hari terakhir angka positif kembali meningkat. "Jumlah pasien di rumah sakit juga sudah mulai menurun walaupun dalam dua hari ini sudah meningkat lagi. Tapi tidak seperti awal-awal sebelumnya, hampir rata-rata yang positif banyak sekali," katanya. []

Loading...