Realisasi PBB di Kecamatan Mutiara Baru 25 Persen

·
Realisasi PBB di Kecamatan Mutiara Baru 25 Persen
Pasar Rakyat Beureunuen. (sinarpidie.co/Wahyu Puasana).

sinarpidie.co--Realisasi pajak bumi dan bangunan (PBB) hingga Desember 2019 di Kecamatan Mutiara masih berkisar sekitar 25 persen atau baru mencapai sekitar Rp 18 juta dari target yang ditetapkan senilai Rp 90 juta lebih. Objek PBB yang dikenai pajak: tanah, rumah dan bangunan.

Awaluddin, petugas pengutipan PBB di Kantor Camat Mutiara mengatakan, penyebab minimnya realisasi PBB itu karena banyaknya data pemilik bangunan dan tanah yang sudah beralih tangan.

“Seharusnya setiap kecamatan itu dibentuk tim khusus petugas pengutipan PBB agar bisa terealisasi dengan penuh,” kata Awaluddin pada sinarpidie.co, Selasa, 3 Desember 2019. “Tanah satu persil Rp 5 ribu hingga Rp 7 ribu. Kalau bangunan rumah Rp 10 ribu hingga Rp 12 ribu per rumah. Kalau bangunan toko di wilayah perkotaan itu mencapai Rp 50 ribu per toko.”

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie mendapatkan pengalihan atas pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) pada tahun 2014. Sejak 1 Januari 2014, seluruh proses pengelolaan hingga pemerolehan pendapatan seluruhnya diselenggarakan oleh Pemkab Pidie.

Pada tahun 2014, 209.031 lembar Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) PBB-P2 senilai Rp 1.742.766.193 dikeluarkan dan pendapatan yang terealisasi pada 2014 sebesar Rp 588.921.845, sedangkan sisanya sebesar Rp 1.153.844.348  menjadi piutang PBB-P2. Piutang pajak PBB terus mengalami peningkatan: 18.190.912.207 pada 2016 dan 19.270.982.548 pada 2017. []

Komentar

Loading...