Realisasi PAD pada Dinas PU Pijay Seret

·
Realisasi PAD pada Dinas PU Pijay Seret
Kompleks Kantor Bupati Pidie Jaya di Cot Trieng, Meureudu. (sinarpidie.co/M Rizal).

sinarpidie.co - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pidie Jaya pada tahun anggaran 2020 terealisasi Rp 79.290.553.472,45, dari target Rp 84.333.880.995 yang ditetapkan tahun itu. Rata-rata, pungutan PAD di setiap SKPK di lingkungan Pemkab Pidie mencapai 90 persen, kecuali Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pidie Jaya, yang hanya mampu merealisasikan PAD 32,47 persen atau Rp 102.277.000 dari target Rp 315.000.000. Selain DLH Pidie Jaya, PAD pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pidie Jaya hanya terealisasinya 52,73 persen atau Rp 225.000.000 yang ditargetkan, tapi terealisasi Rp 118.651.363.

Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) Pidie Jaya, Drs M Diwarsyah, melalui Kabid Pendapatan, Safrizal, mengatakan realisasi PAD tahun 2020 meningkat sebanyak dua persen daripada realisasi PAD pada tahun anggaran 2019 lalu. Kata dia, capaian PAD tahun anggaran 2020, yang mampu dikumpulkan sebesar 94,02 persen.

"SKPK yang paling banyak mengumpulkan PAD adalah RSUD Pidie Jaya. Dari target Rp 50 miliar, terealisasi hingga akhir Desember 2020 adalah sebenyak Rp 49.914.965.475 atau setara dengan 99,83 persen. PAD dari retribusi dari Pelayanan Kesehatan JKN dan Jasa Raharja yang diklaim dari BPJS digunakan sendiri untuk operasional rumah sakit," katanya, Rabu 20 Januari 2021. "BPKK Pidie Jaya, dari target Rp 14.310.500.000 terealisisasi 13.322.427 529 atau 93,10 persen. Pendapatan di Dinas PU banyak tak terealisasi di retribusi Izin Mendirikan Bangunan atau IMB. Kekurangan realisasinya Rp 106.348.673. Lalu di Dinas LH, retribusi pelayanan persampahan atau kebersihan dan retribusi penyediaan atau penyedotan tinja kurang dari target senilai Rp 212.723.000."

PAD pada Dinas Kesehatan dan KB Pidie Jaya, sebut Safrizal, terealisasi Rp 10.248.017.200 atau 72,78 persen dari target yang ditetapkan: Rp 14.081.728.955. "Realisasi PAD Dinas Kesehatan Pidie Jaya ini bersumber dari  JKN sebesar Rp 678.654.500, retribusi pelayanan kesehatan Rp 14.730.000, serta dana kapitasi JKN FKTP sebesar Rp 9.554.632.700,"urainya lagi. []

Loading...