Realisasi Keuangan Dana Desa tahap III Seret, Pemkab Pidie Surati Camat

·
Realisasi Keuangan Dana Desa tahap III Seret, Pemkab Pidie Surati Camat
Sumber ilustrasi: law-justice.co.

sinarpidie.co— Seretnya proses pencairan dana desa tahap III 730 gampong di Pidie hingga memasuki pertengahan Desember 2019, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie menerbitkan surat pemberitahuan bernomor 414.2/6390/2019 tentang berakhirnya tahun anggaran 2019 pada masing-masing camat dalam Kabupaten Pidie. Bunyi surat tersebut menegaskan, berdasarkan Permendagri nomor 20 tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, APBG gampong merupakan dasar pengelolaan dalam masa satu tahun anggaran, yaitu 1 Januari hingga 31 Desember tahun anggaran berjalan.

“Meminta kepada seluruh camat di Kabupaten Pidie agar menginformasikan dan memfasilitasi keuchik gampong di wilayah masing-masing agar menyelesaikan semua kegiatan yang telah dianggarkan dalam APBG/APBG-P sebelum 31 Desember tahun anggaran 2019,” demikian isi surat yang ditandatangani Sekretaris Daerah Pemerintah Pidie, Idhami Ssos MSi atas nama Bupati Pidie Roni Ahmad tertanggal 10 Desember 2019.

Lebih lanjut, bunyi surat itu juga menegaskan, apabila sampai dengan 31 Desember 2019 masih terdapat kegiatan yang tidak selesai dilaksanakan, maka kegiatan tersebut dihentikan dan uang disetor kembali ke Rekening Kas Umum Gampong (RKUG) dan uang yang disetor itu akan menjadi SILPA untuk dianggarkan kembali dalam APBG tahun 2020.

Baca juga:

Kepala Bidang Mukim dan Gampong pada Dinas Pemberdayaan Mukim dan Gampong Pidie, Munandar SSTP, mengatakan, hingga Jumat, 13 Desember 2019, jumlah berkas pencairan dana desa yang sudah diusulkan pada Badan Pengelola Keuangan dan Kekayaan Kabupaten (BPKK) Pidie sebanyak 428 gampong, sementara berkas 278 gampong sedang dalam proses verifikasi di DPMG dan berkas 24 gampong lainnya masih berada di kantor camat masing-masing gampong.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pidie Idhami SSos MSI mengatakan, pihaknya sepenuhnya mendorong realisasi keuangan dana desa di Pidie dapat terserap secara maksimal.

“Artinya, penggunaan dan pertanggungjawaban pengunaan dana desa dapat diselesaikan tepat waktu. Agar tidak menjadi SILPA, harapan kita pada keuchik-keuchik di Pidie untuk mempercepat realisasi penyerapan dana desa sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya,” kata dia Jumat, 13 Desember 2019 pada sinarpidie.co.

Informasi yang dihimpun sinarpidie.co, per Jumat, 13 Desember 2019 terdapat 200-an gampong yang dana desa tahap III telah berada di RKUG masing-masing gampong. []

Loading...