Pemeliharaan Jalan Simpang Beutong - Laweung dengan pagu anggaran Rp 5 miliar

Pokja ULP Setdakab Pidie balas Surat Sanggahan PT Putra Ukee Utama

·
Pokja ULP Setdakab Pidie balas Surat Sanggahan PT Putra Ukee Utama
Kendaraan yang melintasi Jalan Simpang Beutong - Laweung, Kecamatan Muara Tiga, Pidie, Senin, 7 September 2020. Dok. sinarpidie.co.

sinarpidie.co—Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan I Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Pidie membalas surat sanggahan Direktur Utama PT Putra Ukee Utama, Hasballah Yakob.

Dalam surat bernomor 026/TS/POKMIL.1/2020 tertanggal 9 September 2020, Pokja Pemilihan I Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Pidie menyebutkan, merujuk Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang ditetapkan Pengguna Anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pidie, jangka waktu pelaksanaan pekerjaan ditetapkan selama 120 hari kalender sehingga Pokja Pemilihan harus mengatur waktu pelaksanaan tender seefisien mungkin.

“Untuk itu Pokja Pemilihan harus mengatur jadwal pelelangan untuk pengumuman tender dan penjelasan pekerjaan dengan hari kalender. Sedangkan waktu upload dokumen penawaran tidak mengurangi persyaratan waktu minimal sebagaimana ditetapkan dalam PM PUPR Nomor 14 Tahun 2020,” demikian bunyi surat yang tak bertandatangan itu.

Lebih lanjut, Pokja Pemilihan I Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Pidie juga menjawab bahwa Perubahan jadwal Evaluasi Administrasi, Kualifikasi, Teknis, Harga, Pembuktian Kualifikasi, dan Penetapan Pemenang yang dilakukan Pokja Pemilihan disebabkan pihaknya menunggu balasan surat klarifikasi keabsahan hasil audit laporan keuangan tahun 2019 yang dilampirkan oleh PT Putra Ukee Utama dari Kantor Akuntan Publik Suryadi & Rizal yang beralamat di Banda Aceh.

Baca juga:

Direktur Utama PT Putra Ukee Utama, Hasballah Yakob, mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan untuk menempuh upaya selanjutnya. “Saat ini kita sedang memikirkan bagaimana upaya selanjutnya,” kata dia, Kamis, 10 September 2020.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie Ir Samsul Bahri MSi mengatakan kewenangan untuk menanggapi sanggahan tersebut merupakan kewenangan Pokja dan Kepala ULP Setdakab Pidie. “Tidak ada koordinasi dengan kami. Kami hanya terima hasil,” katanya, singkat.

Hingga berita ini diturunkan, sinarpidie.co belum memperoleh konfirmasi dari anggota Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan I Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Pidie, Teuku Epi Iswari.

Diberitakan sebelumnya, proyek pemeliharaan struktur Jalan Simpang Beutong - Laweung Kecamatan Muara Tiga dengan pagu anggaran Rp 5 miliar dimenangkan PT Mayang Dez Indonesia. []

Loading...