Plt Gubernur Aceh Salurkan Sembako Tanggap Darurat Covid-19

·
Plt Gubernur Aceh Salurkan Sembako Tanggap Darurat Covid-19
Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah (kiri) menyerahkan kuota bantuan sembako untuk Pidie pada Wakil Bupati Pidie Fadhullah TM Daud (kanan), di Kantor Dinas Sosial Aceh, Kamis, 9 April 2020. Adapun kuota keluarga yang memperoleh bantuan sembako di Pidie dari Pemerintah Aceh ialah 8.069 keluarga. Foto Ist.

sinarpidie.co—Pemerintah Aceh, melalui Dinas Sosial Aceh, menyalurkan sembako secara simbolis untuk 60 ribu keluarga miskin dan rentan miskin di Kantor Dinas Sosial Aceh, Kamis, 9 April 2020. Penyaluran secara simbolis tersebut dilakukan oleh Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah pada 23 kepala daerah kabupaten/kota di Aceh.

Kepala Dinas Sosial Aceh Drs Alhudri MM mengatakan dari 61.584 data keluarga penerima manfaat yang masuk, 60 ribu keluarga yang akan menerima sembako tahap pertama selama masa tanggap darurat Covid-19 ini. “Tentu ini harus diverifikasi dulu kebenarannnya. Bila memang benar yang 1.584 juga harus kita bantu,” kata Kepala Dinas Sosial Aceh Drs Alhduri MM pada sinarpidie.co, Kamis, 9 April 2020.

Setelah launching hari ini, kata dia, pihaknya nantinya akan bergerak ke daerah-daerah. Adapun sembako senilai Rp 200 ribu yang diserahkan pada keluarga penerima manfaat tersebut ialah dua liter minyak goreng, dua kilogram gula pasir, empat kaleng ikan kemasan, dan satu dus mie instan merek Inter Mie yang berisikan 40 bungkus mie instan. Di samping itu,  setiap 60 ribu keluarga penerima manfaat juga memperoleh 10 kilogram beras cadangan Pemerintah Aceh atau CBP pada Bulog.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Aceh Drs Alhudri MM mengatakan keluarga penerima manfaat tidak semata merujuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS karena yang terdampak Covid-19 juga termasuk keluarga buruh harian dan pekerja informal. “Kami pegang data keluarga penerima manfaat berdasarkan usulan kabupaten atau kota lewat keputusan bupati atau wali kota. Sembako tersebut akan kita antar ke setiap rumah keluarga penerima manfaat,” ujarnya Senin, 6 April 2020 lalu. “Untuk itu kita meminta pemerintah kabupaten atau kota benar-benar melakukan verivali calon penerima manfaat dengan benar.”

Baca juga:

Rencana penyaluran, sebut Alhudri, dilakukan per bulan selama Status Tanggap Darurat Covid-19 di Aceh, yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur Aceh Nomor 360/969/2020 tertanggal 20 Maret 2020 berlangsung, yakni hingga Mei 2020.

“Untuk penyaluran pertama kita salurkan dalam bentuk sembako. Untuk penyaluran selanjutnya kita rencanakan dalam bentuk cash transfer ke rekening keluarga penerima manfaat agar daya beli masyarakat di kabupaten atau kota juga terbantu,” sebutnya.

Adapun sumber anggaran pengadaan bantuan sembako tersebut diambil dari pos anggaran Belanja tak Terduga (BTT) dalam APBA tahun anggaran 2020. []

Loading...