Pidie Jaya belum Usulkan SK Keluarga Penerima Sembako Pemerintah Aceh

·
Pidie Jaya belum Usulkan SK Keluarga Penerima Sembako Pemerintah Aceh
Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyalurkan sembako secara simbolis di Kantor Dinas Sosial Aceh, Kamis, 9 April 2020. Foto Ist.

Jumlah keluarga miskin di Pidie Jaya, yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau Basis Data Terpadu (BDT) per April 2020, sebanyak 25.782 keluarga. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), yang juga menerima program bantuan sembako atau BPNT di Pidie Jaya, sebanyak 9.552 KPM. Jumlah KPM Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau program bantuan sembako murni di Pidie Jaya ialah 14.431 KPM. Sebanyak 11.351 keluarga miskin di Pidie Jaya tidak tersentuh progam bantuan sosial (bansos) PKH dan program bantuan sembako yang dibiayai APBN melalui Kementerian Sosial.

sinarpidie.co -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya belum menyampaikan data keluarga penerima manfaat bantuan sembako dari Pemerintah Aceh melalui SK Bupati Pidie Jaya Aiyub Abbas. "Data yang telah diusul oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan atau TKSK kepada Dinsos Pidie Jaya sedang kita buatkan SK. Lebih kurang sebanyak 4.500 keluarga. Jadi apakah akan dikasih sebanyak itu kita juga tidak bisa pastikan," ujar Kepala Dinas Sosial Pidie Jaya, Rapiati SE pada sinarpidie.co, Kamis, 9 April 2020.

Kata Rapiati, jumlah keluarga yang menerima sembako dari Pemerintah Aceh selama tanggap darurat Covid-19 tersebut bukanlah keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan program bantuan sembako atau BPNT. "Untuk bantuan sembako dari Pemkab Pidie Jaya sendiri belum ada," katanya.

Kepala Dinas Sosial Aceh Drs Alhudri MM membenarkan bahwa pihaknya belum menerima SK keluarga penerima manfaat yang ditandatangani Bupati Pidie Jaya Aiyub Abbas. "Untuk Pidie Jaya belum masuk datanya ke provinsi," kata Drs Alhudri MM, Kamis, 9 April 2020.

Baca juga:

Selain Pidie Jaya, kata dia, terdapat sejumlah kabupaten atau kota lainnya di Aceh yang juga belum menyampaikan SK keluarga penerima manfaat. "Kita harapkan kabupaten atau kota agar mempercepat pendataannya, dan data tersebut harus vallid serta dituangkan dalam SK bupati/walikota," sebut Drs Alhudri.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Aceh Drs Alhudri MM mengatakan keluarga penerima manfaat tidak semata merujuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS karena yang terdampak Covid-19 juga termasuk keluarga buruh harian dan pekerja informal.

Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau program bantuan sembako di Pidie Jaya ialah 14.431 KPM, yang disalurkan melalui 50 E-Warung yang tersebar di delapan kecamatan dalam Pidie Jaya. Lalu, KPM BNPT murni tanpa menerima PKH sebanyak 4.879 KPM. Selanjutnya, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), yang juga menerima program bantuan sembako atau BPNT di Pidie Jaya, sebanyak 10.130 KPM, tetapi 462 KPM di antaranya telah mengundurkan diri sebagai penerima dua bantuan sosial tersebut setelah Dinas Sosial Pidie Jaya menempel stiker 'keluarga tidak mampu penerima mamfaat PKH'. Jadi, terdapat 9.552 KPM yang menerima BPNT atau program sembako dan juga penerima PKH.

Sementara, jumlah keluarga miskin Pidie Jaya, yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau Basis Data Terpadu (BDT) per April 2020 sebanyak 25.782 keluarga. Dengan kata lain, sebanyak 11.351 keluarga miskin di Pidie Jaya tidak tersentuh progam bantuan sosial (bansos) dan sembako yang dibiayai APBN melalui Kementerian Sosial itu. []

Loading...