Pidie Hanya Miliki 75 Set Hazmat

·
Pidie Hanya Miliki 75 Set Hazmat
ICU RSUD Teungku Chik di Tiro Sigli. (sinarpidie.co/Candra Saymima).

sinarpidie.co—Persediaan masker N-95 di RSUD Teungku Chik di Tiro Sigli mulai menipis. Selain itu, RSUD Teungku Chik di Tiro hanya memiliki 30 set pakaian hazmat sebagai alat pelindung diri (APD). Direktur RSUD Teungku Chik di Tiro dr Muhammad Yasir SP An mengatakan APD tidak semata-mata menjadi indikator dalam penangan pasien Corona. “Masker N-95 dan hazmat bisa re-use atau digunakan kembali. Ini bencana. Rumah sakit mana yang siap dengan bencana?” sebut dr Muhammad Yasir SP An, Rabu, 25 Maret 2020.

RSUD Teungku Chik di Tiro Sigli, kata dr Muhammad Yasir SP An, akan memperoleh 1000 unit masker dan 12 unit hazmat dari Dinas Kesehatan Aceh. “Kemungkinan masker N-95. Kapan didistribusikan kita belum bisa pastikan,” ujar dr Muhammad Yasir SP An.

Pihaknya, kata dr Yasir, juga telah mengadakan pengadaan APD. “Skala prioritas kita APD dan mempersiapkan rumah sakit menjadi rumah sakit yang representatif apabila ada kasus Corona,” ujarnya. “Untuk penambahan APD kita upayakan secara terus menerus.”

dr Muhammad Yasir SP An berpesan agar masyarakat menahan diri untuk keluar rumah dan menghindari titik-titik keramaian. “RSUD Teungku Chik di Tiro sudah meniadakan jam berkunjung untuk saat ini,” ujarnya.

Baru-baru ini, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Nova Iriansyah menunjuk RSUD Teungku Chik di Tiro Sigli sebagai salah satu dari sebelas rumah sakit rujukan penanganan Corona di Aceh.

Hal yang tak jauh berbeda terjadi di RSUD Teungku Abdullah Syafi’i. RSUD tersebut hanya memiliki 20 set hazmat. Direktur RSUD Teungku Abdullah Syafi’i, dr Eci Erfiyan, mengatakan meski RSUD Teungku Abdullah Syafi’i bukan rumah sakit yang ditunjuk Pemerintah Aceh sebagai rumah sakit penanganan Covid-19, APD menjadi kebutuhan yang mendesak saat dokter dan petugas kesehatan menangani orang yang memiliki gejala atau suspek Corona.

Baca juga:

“Tugas kami hanya mendiagnosa. Apabila terindikasi Corona langsung dirujuk ke rumah sakit yang ditunjuk oleh Pemerintah Aceh,” kata Eci Erfiyan, Selasa, 24 Maret 2020.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Pidie telah mengadakan 25 unit hazmat untuk persediaan 26 Puskesmas di Pidie. “Selain itu, disinfektan juga menjadi prioritas kita. Begitu ada kasus, kita berikan hazmat pada Puskesmas," kata Efendi. []

Komentar

Loading...