Petani di Gampong Kumba Mulai Panen Jagung di Atas Lahan 446 Hektare

·
Petani di Gampong Kumba Mulai Panen Jagung di Atas Lahan 446 Hektare
Kecamatan Bandar Dua telah menjadi lokasi sentral program pengembangan jagung hibrida dalam beberapa tahun terakhir di Pidie Jaya.

sinarpidie.co - Masyarakat Gampong Kumba, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya, mulai memanen jagung hibrida di atas lahan seluas 466 hektare sejak Rabu, 6 Oktober 2021.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pidie Jaya, drh Muzakkir Muhammad MM, mengatakan bahwa Kecamatan Bandar Dua telah menjadi lokasi sentral program pengembangan jagung hibrida dalam beberapa tahun terakhir.

"Tanaman jagung merupakan salah satu komoditi yang mendongkrak perekonomian masyarakat Pidie Jaya dalam empat tahun terakhir ini. Saat ini, harga jual jagung dari petani pada penampung atau pengepul mencapai Rp 4.500 per kilogram," katanya, Rabu, 6 Oktober 2021.

Namun, meski hasil panen selalu memuaskan, kata Muzakkir, para petani jagung di Pijay sulit mengakses pupuk bersubsidi sehingga petani membeli pupuk non-subsidi dengan harga yang lebih mahal.

Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas, mengatakan bahwa alokasi pupuk bersubsidi untuk Pidie Jaya telah ditentukan pemerintah pusat.

"Terkait pupuk bersubsidi itu ketentuannya ada pada pemerintah pusat. Kami juga tidak dapat menjanjikan pupuk bantuan. Namun, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dapat mengratiskan biaya olah tanah," kata Aiyub Abbas.

Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 49 Tahun 2020 Tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian Tahun Anggaran 2021 mengatur bahwa pupuk bersubsidi diperuntukkan bagi petani yang telah bergabung dalam kelompok tani dan tercatat di Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

Petani penerima pupuk bersubsidi adalah petani yang melakukan usaha tani subsektor tanaman pangan, perkebunan, hortikultura, dan peternakan dengan lahan paling luas dua hektare. []

Loading...