Perbup Perubahan Penjabaran APBK Belum Rampung, SKPK di Pidie Jalan di Tempat

·
Perbup Perubahan Penjabaran APBK Belum Rampung, SKPK di Pidie Jalan di Tempat
Bupati Pidie Roni Ahmad (kiri), Kepala Dinas Kesehatan Efendi SSos MKes (tengah), dan Direktur RSUD Teungku Chik di Tiro dr Muhammad Yasir SP An (kanan). Selain mengunjungi Posko Covid-19 di Dinkes Pidie, Bupati Pidie juga melakukan kunjungan ke RSUD Teungku Chik di Tiro, Kamis, 2 April 2020 malam. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co- Satuan Perangkat Kerja Kabupaten (SKPK) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie belum bisa menjalankan sejumlah kegiatan yang sebelumnya telah tertuang dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2020 karena Peraturan Bupati (Perbup) tentang Perubahan Penjabaran APBK 2020, setelah dilakukan pergeseran sejumlah anggaran untuk penanganan Covid-19, belum rampung.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pidie Ir Tarmizi mengatakan hingga saat ini dirinya belum mengetahui jumlah anggaran pada dinas yang ia pimpin yang direalokasi untuk penanganan Covid-19.  “Anggaran di DKP tahun ini yang boleh digunakan hanya untuk honor petugas, gaji, operasional kantor, listrik, air, dan transportasi dalam kabupaten. Selain itu tidak boleh,” kata Ir Tarmizi, Senin, 8 Juni 2020.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Pidie Drs Ridwandi mengatakan hal senada. “Kegiatan di Dinas Pendidikan Pidie yang kemungkinan besar digeser adalah sejumlah kegiatan pelatihan dengan jumlah total alokasi anggarannya mencapai Rp 1 miliar. Selain itu SPPD ke luar Aceh juga demikian. Yang boleh digunakan hanya untuk operasional kantor, listrik, air dan transportasi,” kata Ridwandi.

Baca juga:

Kepala Bappeda Pidie Muhammad Ridha SSos MSi mengatakan Perbup tentang Perubahan Penjabaran APBK Pidie 2020 belum rampung meski laporan penyesuaian APBK untuk penanganan Covid-19 telah dilaporkan pada Mendagri dan Menkeu. “Yang sudah diteken bupati laporan penyesuaian APBK setelah keluar SKB dua menteri tempo hari. Sementara, Perbub penjabaran APBK setelah penyesuaian belum selesai di-input ke dalam SIMDA. Jadi, belum bisa diprint out,” kata Ridha, Selasa, 9 Juni 2020.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) Pidie Mustafa SE MSi mengatakan Perbup tersebut sedang dalam tahapan finalisasi. “Dalam dua hari ini kemungkinan sudah rampung,” kata dia, Selasa, 9 Juni 2020.

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Pidie mengalokasikan total anggaran untuk penanganan Covid-19 sekitar Rp 31,2 miliar. []

Loading...