Pemkab Pijay Himbau Pelaksanaan Maulid di 222 Gampong Terapkan Prokes Covid-19

·
Pemkab Pijay Himbau Pelaksanaan Maulid di 222 Gampong Terapkan Prokes Covid-19
Tim Gugus Tugas (Gugas) Percepatan Penanganan Covid-19 Pidie Jaya menggelar rapat evaluasi di ruang rapat Sekdakab Pidie Jaya, Kamis, 16 April 2020 lalu. (sinarpidie.co/ M Rizal).

sinarpidie.co - Karena pelaksanaan maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini berlangsung di tengah pandemi Covid-19, Gugus Tugas (Gugas) Percepatan Penanganan Covid-19 Pidie Jaya menghimbau pada setiap 222 keuchik untuk menetapkan protokol kesehatan. "Maulid akan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan," kata Ketua Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Gugus Tugas Pecepatan Penanganan Covid-19 Pidie Jaya, Okta Handipa ST MArch, pada awal November 2020 lalu. “Kita mengeluarkan himbuan pada 222 gampong untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.”

Maulid akbar Pemkab Pijay diundur

Dinas Syariat Islam Pidie Jaya telah menggeser agenda pelaksanaan Maulid akbar di Pidie Jaya tahun ini. “Kita undur ke tahun 2021 karena anggaran pada tahun 2020 telah direalokasi untuk penanganan Covid-19,” kata Kepala Dinas Syariat islam Pidie Jaya, Drs Jailani, pada sinarpidie.co Selasa, 3 November 2020.

Pihaknya telah mengusulkan kembali dana sebesar Rp 200 Juta untuk hajatan maulid akbar pada 2021 mendatang. "Jumlah dana sebesar Rp 200 juta ini untuk santunan bagi ribuan anak yatim,  kenduri, zikir, doa bersama, dan tausiah agama, serta untuk fasilitas pendukung lainnya," kata Drs Jailani. []

Loading...