8.333,03 hektare di Bandar Baru merupakan hutan lindung

Pemkab Pijay Bangun Saluran Keliling Kebun Kakao di Abah Lueng

·
Pemkab Pijay Bangun Saluran Keliling Kebun Kakao di Abah Lueng
Pengendalian hama dengan cara sarungisasi atau melakukan penyarungan buah kakao dengan plastik. Dok. sinarpidie.co.

sinarpidie.co— Kawasan perkebunan kakao di Abah Lueng, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, terus dikembangkan. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan kabupaten setempat, membangun saluran keliling kebun kakao di Abah Lueng.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Pidie Jaya Syukri Itam SPd mengatakan pembangunan saluran keliling yang bersumber dari dana DOKA 2020 ini sudah mulai dikerjakan. “Jadi dibangun dan sudah lama dikerjakan rekanan,” kata Syukri Itam SPd, Rabu, 9 September 2020.

Proyek ini dimenangkan CV Pelita Perkasa dengan nilai kontrak Rp 839.135.000. Untuk diketahui, kawasan hutan lindung di Pidie Jaya ialah seluas 48.004,21 hektare, di mana 8.333,03 hektare di antaranya meliputi Gampong Abah lueng, Gampong Meunasah Jiem Jiem dan Gampong Sarah Panyang, Kecamatan Bandar Baru. Sementara, luas kawasan perkebunan di kecamatan ini hanyalah 6.061,15 hektare, yang terbagi dalam Gampong Aki Neungoh, Abah Lueng, Jiem-Jiem, Sarah Panyang, Blang Sukon, Kayee Jatoe, Blang Iboh, Ujung Lebat, Mns. Alue, Dayah Langgien, Baroh Cot, Teungoh Musa, Paru Cot, Paru Keude dan Bale Musa. []

Loading...