Pemkab Pidie Rumahkan 11 Petugas Pemadam Kebakaran

·
Pemkab Pidie Rumahkan 11 Petugas Pemadam Kebakaran
Pemadaman api pada ruko di Pasar Padang Tiji, Gampong Pasar Paloh, yang terbakar sekira pukul 18.05 WIB, Minggu, 31 Maret 2019. Dok. sinarpidie.co.

sinarpidie.co--Sebelas tenaga kontrak pemadam kebakaran pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie mengalami pemutusan kontrak kerja secara sepihak. Sebelas petugas pemadam kebakaran tersebut terdiri dari dua sopir dan sembilan petugas lapangan.

Husaini, 46 tahun, salah seorang tenaga kontrak pada pemadam kebakaran (damkar) Pidie mengatakan pemutusan kontrak kerja itu mulai berlaku sejak 31 Desember 2019. “Kami diputuskan kontrak kerja tanpa ada sebab. Tidak ada surat pemberitahuan dan tidak ada surat peringatan. Saat ditanyakan pada Kepala BPBD, dia tidak tahu apa-apa katanya,” kata Husaini, Sabtu, 4 Januari 2020.

Lebih lanjut, Husaini mengatakan 11 tenaga kontrak pemadam kebakaran tersebut rata-rata telah bekerja pada damkar Pidie selama tujuh tahun lebih dan sudah memiliki sertifikat keahlian di bidang tersebut. “Seharusnya, kalaupun ada pemutusan kontrak kerja, itu harus dijelaskan apa sebab-sebabnya. Pemerintah seharusnya menghargai jasa petugas damkar yang penuh resiko di lapangan. Jangan main putuskan kontrak secara semena-mena,” kata Husaini lagi.

Kepala BPBD Pidie Dewan Ansari mengatakan kontrak kerja di Damkar Pidie diperbaharui setiap tahun. “Alasan pemutusan hubungan kerja sebelas petugas Damkar itu karena mereka mengabaikan disiplin kerja. Selain alasan tersebut, ada beberapa pertimbangan lainnya yang tidak bisa disebutkan,” kata Dewan Ansari Minggu, 5 Januari 2020. []

Komentar

Loading...