Pemkab Pidie belum Kantongi Peta Bidang Lahan Sport City, Ini Penyebabnya

·
Pemkab Pidie belum Kantongi Peta Bidang Lahan Sport City, Ini Penyebabnya
Lahan sekira lima hektare, tempat di mana Sport Center Pekan Olahraga Aceh (PORA) 2022 akan dibangun di depan Gedung Pidie Convention Centre (PCC), di Gampong Lampeudue Baroh, Kecamatan Pidie, Pidie. Dok. sinarpidie.co.

sinarpidie.co —Kepala Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Pidie Apriadi SSos mengatakan dokumen dan surat-surat lima persil tanah dari total 21 persil tanah yang terletak di Gampong Lampeudue Baroh, Kecamatan Pidie, Pidie, telah lengkap dan telah diserahkan pada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pidie. “Yang lainnya kita belum tahu apa saja kekurangan dokumennya,” katanya, Selasa, 22 September 2020.

Katanya lagi, meski BPN Pidie telah melakukan pengukuran tanah dan menyelesaikan peta bidang, dokumen tersebut belum bisa diserahkan pada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie karena Pemkab Pidie belum menyetor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp 14 juta lebih. “Peta bidang akan diserahkan BPN setelah kita membayar setoran tersebut,” kata Apriadi lagi.

Oleh sebab itu, pihaknya akan merampungkan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Perubahan untuk memasukkan biaya tersebut dalam APBK Pidie 2020 Perubahan.

Kepala BPN Pidie, Saiful Azhari, membenarkan bahwa pihaknya telah merampungkan pengukuran tanah tersebut. “BPN sepenuhnya memberikan dukungan, bantuan apapun untuk pembangunan daerah sesuai dengan poksi, kewenangan dan keahliannya. Secara teknis, Dispora harus berkoordinasi dengan petugas pengukuran,” katanya, Selasa, 22 September 2020.

Baca juga:

Saat ini, Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) yang menilai harga 21 persil tanah yang akan dibebaskan guna membangun Sport City Pekan Olahraga Aceh (PORA) ke-XIV, yang akan diadakan di Pidie pada 2022 mendatang, sedang ditender dengan pagu anggaran Rp 150 juta. []

Loading...