Pemkab Pidie Akan Tutupi Defisit Rp 11 M dalam R-APBK 2020 dengan SILPA 2019

·
Pemkab Pidie Akan Tutupi Defisit Rp 11 M dalam R-APBK 2020 dengan SILPA 2019
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pidie, Muhammad Ridha, (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co--Penyebab tingginya defisit yang tertuang dalam rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBK Pidie tahun 2020 diklaim untuk menutupi kekurangan belanja pembangunan dalam program prioritas tahun 2020.

Hal itu dikatakan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pidie, Muhammad Ridha, di sela-sela sidang pembahasan KUA dan PPAS APBK Pidie 2020 di Gedung DPRK Pidie, Rabu, 13 November 2019.

“Untuk menutupi belanja pembangunan prioritas ini makanya terjadi kekurangan. Sebenarnya masih banyak, tapi  kita mengambil yang skala prioritas dulu atau yang paling urgent, sehingga hanya Rp 11 miliar yang berani kita ambil dulu tahun 2020,” kata Muhammad Ridha.

Kata dia, untuk menutupi defisit tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie akan mengandalkan SILPA 2019.

Baca juga:

“Harapannya dari SILPA 2019 setelah diaudit BPK nanti. Misalnya dari sisa proyek tidak selesai tender dan lain-lain,” kata Muhammad Ridha lagi. “Pada tahun 2018 kenapa defisit Rp 33 M atau lebih besar, itu juga untuk menutupi pembelanjaan pembangunan yang kurang dan pada tahun 2018,” tutupnya.

Sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) tahun anggaran 2018, sebagaimana tercantum dalam Qanun Kabupaten Pidie nomor 1 tahun 2019, ialah sebesar Rp 33.653.592.327.

Diberitakan sebelumnya, total target pendapatan dalam rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBK Pidie tahun 2020 sebesar Rp 2.241.443.398.315, sedangkan rencana belanja daerah Pidie pada 2020 sebesar Rp. 2.253.315.729.112. Artinya, terjadi defisit, atau jumlah pendapatan yang lebih kecil daripada jumlah belanja, sebesar Rp 11.872.330.797. Defisit dalam APBK Pidie pada 2019 lebih tinggi, yakni sebesar Rp 33.653.592.327. []

 
 

Komentar

Loading...