Pembebasan Lahan RTH oleh Sekwan DPRK Pidie masuki Tahap Akhir

·
Pembebasan Lahan RTH oleh Sekwan DPRK Pidie masuki Tahap Akhir
Tumpang tindih rencana pembangunan Gedung DPRK Pidie yang baru dengan rencana pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Simpang 4 Keuniree atau di jalan Prof H. Majid Ibrahim. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co-- Proses pembebasan lahan seluas 1 hektare dengan nomenklatur kegiatan: belanja modal pengadaan tanah untuk bangunan gedung DPRK baru senilai Rp 1,2 miliar memasuki pembuatan kontrak. Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRK Pidie Drs Sayuti MM mengatakan,  pembebasan lahan tersebut ditargetkan akan rampung pada 20 Desember 2019 mendatang.

"Jangka waktunya hingga 20 Desember harus terealisasi. Sama seperti kegiatan lain juga," kata Sayuti pada sinarpidie.co, Jumat, 29 November 2019.

Dana tersebut bersumber dari dana alokasi umum (DAU) dan dianggarkan melalui APBK Pidie Perubahan 2019. Lahan tersebut terletak di belakang Kantor Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) atau di samping Kantor Baitul Mal Pidie. Total luas lahan 4 hektare dan 1 hektare di antaranya baru akan dibebaskan tahun ini.

Baca juga:

Perencanaan semula pada 2015, gedung DPRK Pidie yang baru akan dibangun di samping Kantor Baitul Mal Pidie atau berdampingan dengan Kantor Bupati Pidie. Sementara, gedung DPRK yang lama akan dijadikan gedung Dinas Pendidikan Pidie. Setelah menggelontorkan anggaran ratusan juta untuk penyusunan DED, pada 2019, Ruang Terbuka Hijau (RTH) akan dibangun di lokasi tersebut. Gedung DPRK Pidie rencananya akan digabung dengan Gedung Balee Meusapat Ureung Pidie yang pada 2018 lalu telah direhabilitasi dengan anggaran Rp 2 miliar, sedangkan Gedung Dinas Pendidikan Pidie masih di tempat yang sama dengan kondisi semula. []

Komentar

Loading...