Pembebasan Lahan Proyek Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Masuki Tahap Validasi

·
Pembebasan Lahan Proyek Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Masuki Tahap Validasi
Musyawarah ganti rugi lahan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh II, Selasa, 14 Januari 2020.

sinarpidie.co--Sebanyak 639 bidang tanah (sepanjang 12 kilometer) milik warga gampong di Kecamatan Padang Tiji, Pidie, akan dibebaskan untuk proyek pembangunan Jalan Tol Banda Aceh-Sigli. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol Sigli-Banda Aceh 2, Jufri ST, mengatakan saat ini progres pembebasan lahan sedang dalam proses validasi data di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh.

“BPN yang menyatakan data sudah valid atau belum. Dari hasil musyawarah beberapa hari lalu dengan masyarakat di Kecamatan Padang Tiji, sekitar 60 persen pemilik tanah sudah menyetujui tanah mereka untuk dibebaskan. Jumlah pemilik tanah yang sudah diverifikasi sekitar lima ratusan,” kata Jufri pada sinarpidie.co, Jumat,17 Januari 2020.

Kata Jufri lagi, pemilik tanah yang belum menyetujui nilai harga pembebasan lahan dapat melakukan sanggahan pada BPN Aceh. “Ada beberapa jenis kawasan yang terkena pembebasan lahan di Kecamatan Padang Tiji, yakni kawasan perkebunan HTI seluas enam kilometer, kawasan pekarangan rumah, kawasan bangunan dan kawasan persawahan,” tuturnya.

Salah seorang pemilik tanah, Kamaruddin, menyatakan tidak setuju dengan nilai ganti rugi yang diajukan karena penilaian harga ganti rugi pohon di dalam lahannya tidak sesuai dengan umur pohon dan biaya perawatan pohon. “Saya tidak setuju harga ganti rugi pohon karena tidak sesuai,” kata dia, Jumat, 17 Januari 2020.

Pemilik tanah lainnya, Muhammad Nasir, juga mengatakan hal yang sama. Ia belum menyetujui nilai harga tanah sawah miliknya yang hanya dihargai Rp 75 ribu per meter. “Informasi dari hasil musyawarah beberapa hari lalu, sebagian pemilik tanah yang sudah setuju dengan harga ganti rugi diminta kartu identitas seperti KTP dan KK. Kata panitia, pembayaran ganti rugi paling lambat dalam dua bulan ke depan. Uang ganti rugi akan segera disalurkan melalui rekening pemilik tanah,” kata Muhammad Nasir.

Adapun gampong-gampong dalam Kecamatan Padang Tiji, Pidie, yang terkena pembebasan lahan untuk proyek pembangunan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh, yaitu Gampong Jurong Cot, Hagu Tanjong, Aron Bunot, Teungoh Drien, Meuke Gogo, Pante Ceurmen Paloh, Gampong Cut Paloh, Teungoh Peudaya, Capa Paloh, Jurong Anoe Paloh, Gleumpang Geuleudieng, Blang Geuleudieng, Bale Paloh, Kreb Paloh, dan Suyo Paloh.[]

 

Komentar

Loading...