Pelanggar Protokol Kesehatan di Pidie akan Didenda Rp 300 Ribu

·
Pelanggar Protokol Kesehatan di Pidie akan Didenda Rp 300 Ribu
Aktivitas pelayanan adminitrasi kependudukan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pidie sempat dihentikan menyusul salah seorang pejabat pada dinas tersebut dinyatakan terkonfirmasi Covid-19. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co- Penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Pidie juga akan diatur melalui Peraturan Bupati (Perbup) Pidie. Draft Perbup ini saat ini menunggu proses verifikasi di tingkatan Pemerintah Aceh atau Gubernur Aceh.

Asisten I Bidang Pemerintahan Setdakab Pidie Bahrul Walidin mengatakan Perbup tersebut mengatur pemberian sanksi skala ringan, sedang, hingga berat terhadap para pelanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Pidie.

“Salah satu sanksi paling berat bagi pelanggar protokol kesehatan, yakni denda Rp 300 ribu. Selain itu, juga ada sanksi teguran bagi pelanggar,” kata Bahrul Walidin, saat ditemui di Gedung DPRK Pidie, Senin, 25 Agustus 2020.

Bahrul Walidin juga menyampaikan, setelah Perbub selesai diverifikasi, tahapan selanjutnya yang harus dilakukan Pemkab Pidie ialah melakukan sosialisasi tentang isi Perbup tersebut. “Kita lakukan sosialisasi dulu ke masyarakat baru kemudian kita terapkan,” kata Bahrul Walidin.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo pada 4 Agustus 2020 telah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Dalam Inpres itu para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota diminta untuk meningkatkan sosialisasi secara masif terkait penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 dengan melibatkan masyarakat, pemuka agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat. []

Loading...