Panitia Pembangunan Masjid Al Falah Sigli Belum Pertangungjawabkan Rp 3,8 M Dana Infak

·
Panitia Pembangunan Masjid Al Falah Sigli Belum Pertangungjawabkan Rp 3,8 M Dana Infak
Kantor Baitul Mal Pidie. (sinarpidie.co/Candra Saymima).

sinarpidie.co - Baitul Mal Pidie belum bisa mencairkan Rp 10,8 miliar dana infak yang terhimpun sejak 2018 hingga 2020 untuk pembangunan Masjid Al Falah Sigli karena panitia pembangunan masjid tersebut belum menyampaikan penggunaan anggaran (infak) Rp 3.811.311.575 pada tahun anggaran 2017.

Ketua Komisioner Baitul Mal Pidie, Teungku Zulkifli, mengatakan bahwa dana Rp 10,8 miliar tersebut baru dapat dicairkan untuk pembangunan Masjid Al Falah jika laporan penggunaan anggaran Rp 3,8 miliar pada 2017 telah disampaikan. “Kami akan meminta LPJ tersebut nanti saat mereka (panitia) mengajukan proposal,” katanya, Senin, 11 Oktober 2021.

Selain bersumber dari infak pada Baitul Mal Pidie, anggaran yang telah digelontorkan, yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA), untuk pembangunan masjid tersebut sejak 2015 hingga 2021 adalah senilai 132,1 miliar. Sementara, kebutuhan anggaran untuk merampungkan masjid yang terletak di Kota Sigli itu diperkirakan mencapai Rp 286 miliar.

Sekretaris Panitia Masjid Al Falah, Safi’i, mengatakan bahwa panitia masjid (kesekretariatan) dan panitia pembangunan Masjid Al Falah Sigli memiliki kewenangan yang berbeda. “Kami tidak dilibatkan di sana (pembangunan masjid). Kami hanya menggunakan dana yang bersumber dari sedekah jamaah,” kata Safi’i, Senin, 11 Oktober 2021. []

Loading...