Pada 2019, Alokasi Pupuk NPK Subsidi untuk Pidie 3.500 ton

·
Pada 2019, Alokasi Pupuk NPK Subsidi untuk Pidie 3.500 ton
Kantor CV. Putra Jaya Tani Mandiri, distributor pupuk NPK bersubsidi di Pidie dan Pidie Jaya, di Jl. Banda Aceh-Medan Nomor 6 Bandar Dua, Pidie Jaya. (sinarpidie.co/Firdaus).

sinarpidie.co—Alokasi pupuk subsidi Pidie tahun 2019: Urea 6.800 ton, SP36 1.700 ton, ZA 950 ton, NPK 3.500 ton, dan Organik 600 ton.

“Yang tidak cukup biasanya pupuk majemuk atau NPK. Tapi kalau petani mau memupuk dengan pupuk tunggal, Urea, SP36, itu tidak ada masalah dengan ketersedian pupuk. Namun, karena petani lebih cenderung menggunakan pupuk NPK, sehingga agak kurang pupuk NPK,” kata Kepala Dinas Pertanian Pidie Ir Syarkawi melalui Sekretaris Dinas Pertanian Pidie Ir Sofyan Ahmad, pada sinarpidie.co,  Senin, 14 Januari 2019 lalu.

Kekurangan pupuk NPK subsidi, kata dia, akan dikendalikan dengan tindak lanjut realokasi.

“Misalnya di Simpang Tiga belum memupuk padi di sawah, alokasi pupuk di Simpang Tiga, kita bawa dulu ke Kecamatan Glumpang Tiga. Begitu sebaliknya. Di akhir tahun, kita juga meminta realokasi pupuk subsidi ke provinsi. Seperti tahun lalu, juga ditambah,” kata Sofyan Ahmad.

Baca juga:

Gubernur menetapkan alokasi pupuk bersubsidi pada tingkat kabupaten/kota. Selanjutnya, bupati/walikota menetapkan alokasi pupuk bersubsidi di tingkat kecamatan pada wilayahnya. Untuk pengawasan, ada Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KPPP) sebagai wadah koordinasi instansi terkait dalam pengawasan pupuk dan pestisida yang dibentuk oleh bupati/walikota untuk tingkat kabupaten/kota. 

Kebutuhan pupuk NPK untuk petani Pidie diperkirakan 9.500 ton untuk satu musim tanam. []

Komentar

Loading...