Oprit Jembatan Krueng Kiran Harus Dibongkar Ulang

·
Oprit Jembatan Krueng Kiran Harus Dibongkar Ulang
Kondisi oprit Jembatan Krueng Kiran pada ruas jalan Trienggadeng batas Bireun. (sinarpidie.co/M Rizal).

sinarpidie.co - Pembangunan oprit Jembatan Krueng Kiran pada ruas jalan Trienggadeng batas Bireun yang dikerjakan oleh PT Tanjong Harapan, yang beralamat di Jln Cut Nyak Dhien Gampong Lamtumen Barat Jaya, Kota Banda Aceh, dengan nilai kontrak Rp 11.149.185.420, 21, dinilai tidak sesuai dengan perencanaan awal.

Amatan sinarpidie.co, Kamis 9 Juli 2020, kondisi oprit retak sehingga terpisah dari badan jembatan sekira 2 sentimeter. Kemudian pengerasan oprit dengan material base tampak terkelupas dan retak-retak. "Oprit ini harus di bongkar dan dibuat ulang," kata Ketua DPRA  Dahlan Jamaluddin yang berada di lokasi tersebut, sehubungan dengan kerja-kerja Pansus DPRA ke Pidie Jaya, Kamis, 9 Juli 2020.

Hal yang sama juga disampaikan anggota pansus DPRA lainnya, M Reza Fahlevi Kirani. Kata dia, pembangunan oprit jembatan tersebut tidak sesuai dengan dengan perencanaan.

"Pembangunan tidak sesuai dengan spek sehingga harus dibongkar untuk dibangun kembali yang sesuai dengan kontrak," ujar Fahlevi.

Sementara, PPK pada Dinas PUPR Aceh Wilayah V Pidie dan Pidie Jaya, Hamdani ST MT, mengatakan masa pemeliharaan pembangunan jembatan tersebut masih tersisa hingga Desember 2020. "Nanti kita sampaikan pada kontraktor pelaksana untuk diperbaiki," kata Hamdani pada sinarpidie.co.  []

Loading...