Omzet Penjualan Masker di Pidie Menurun

·
Omzet Penjualan Masker di Pidie Menurun
Seorang penjual masker di Kota Sigli, Muhammad Jafar, 47 tahun, warga Gampong Neurok, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie. (sinarpidie.co/Candra Saymima).

sinarpidie.co - Permintaan masker di Pidie menurun dalam satu bulan belakangan. Seorang penjual masker di Kota Sigli, Muhammad Jafar, 47 tahun, warga Gampong Neurok, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie, Senin, 21 Desember 2020 mengatakan dalam sebulan terakhir, setiap harinya, omzet penjualannya menurun hingga 86 persen. "Dalam sebulan terakhir, sehari omzet saya hanya Rp 400 ribu. Sebelumnya Rp 3 juta seharinya," katanya. "Sekarang masyarakat hanya menggunakan masker saat hendak ke bank dan ke kantor-kantor pemerintahan yang mewajibkan masker. Sekarang Sabtu dan Minggu serta hari libur saya sudah tak berjualan."

Muhammad Jafar telah  menjual masker sejak Juni 2020. Ada pun jenis masker yang dia jual setiap harinya adalah masker hijab, masker scuba dan masker medis, dengah harga jual Rp 5000 hingga Rp 10 ribu per masker. "Paling laris masker scuba hitam. Mungkin karena bisa dicuci," tutupnya.

Bupati Pidie Roni Ahmad menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Pidie Nomor 41 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Pidie pada 9 September 2020 lalu. []

Loading...