New Normal di Sekolah Harus Pertimbangkan SOP Covid-19

·
New Normal di Sekolah Harus Pertimbangkan SOP Covid-19
Anwar Husen SPdI MAP.

sinarpidie.co-Dalam tatanan normal baru yang akan diterapkan sejak 1 Juni 2020, Pemerintah Aceh harus mengombinasikan proses belajar mengajar antara tatap muka dan virtual. Hal itu dikatakan Anwar Husen SPdI MAP, dari Komisi 6 DPRA, Jumat, 29 Mei 2020.

"Pemerintah Aceh, melalui Dinas Pendidikan dan Dinas Pendidikan Dayah harus mengatur kembali sedemikian rupa agar di saat para pelajar dan santri belajar dalam kondisi normal sesuai dengan standar dan SOP Covid-19 dengan tidak mengenyampingkan Aceh sebagai daerah Syariat Islam," kata Anwar.

Pembagian jam belajar bagi siswa, sebutnya, juga harus diatur dengan sedemikian rupa. Disebutkannya lagi, penyediaan fasilitas-fasilitas seperti ruang belajar, penyediaan hand sanitizer, wastafel, sabun, dan kelengkapan akses internet, harus disediakan.

"Kita berharap hal ini dapat menjadi prioritas untuk didorong dalam masa new normal ini agar tidak ada lagi golongan yang termarjinalkan di bidang pendidikan. Sebelum hal itu terwujud, Pemerintah Aceh harus memikirkan program-program afirmasi, seperti program-program pendampingan guru ke rumah murid dan lain-lain," katanya. "Dinas pendidikan juga harus terus menggencarkan program peningkatan kapasitas guru, kepala sekolah, dan orangtua agar hal ini dapat berjalan efektif. Untuk standar pendidik dan tenaga pendidikan juga harus disesuaikan. Guru diharapkan dapat menjadi pihak yang secara aktif memantau keadaan murid mereka baik dalam kesehatan jasmani maupun kesehatan rohani." []

Loading...