Buku

Mimpi Lennie di Sungai Salinas

·
Mimpi Lennie di Sungai Salinas
Of Mice and Men (Ufuk Publishing House, 2009).

MUNGKIN, belum ada penulis yang dapat mendeskripsikan Sungai Salinas, di California, Amerika, lebih baik dari yang dilakukan John Steinbeck. Sungai Salinas yang hijau dan dalam. Dikelilingi bukit dan pohon willow serta dahan-dahan pohon sikamor yang tumbang. 

Air sungai ini begitu tenang dan, itu menjadi alasan George Milton melarang temannya, Lennie Small, meneguk air sungai itu dengan cidukan tanggannya. George menganjurkan temannya, Lennie, untuk meneguk air dari sungai yang mengalir atau dari saluran air.

John Steinbeck, setidaknya, melukiskan sungai ini dalam novel pendek Of Mice and Men (Ufuk Publishing House, 2009) dan novel East of Eden (Gramedia Pustaka Utama, 2018).

Novel yang pertama saya sebutkan— Of Mice and Men— merupakan novel yang saya baca berulang-ulang karena saya tertarik pada deskripsi-deskripsi Steinbeck dalam novel pendek ini.

“Seekor ikan gurami muncul di permukaan, menghirup udara, dan menyelam lagi secara misterius ke dalam kegelapan air, dengan meninggalkan lingkaran riak air yang melebar.” Itu adalah salah satu deskripsi  dalam novel Of Mice and Men yang mengingatkan saya pada batu tipis yang dilempar dengan sedemikian rupa ke tambak ikan dengan harapan batu tersebut akan menggelinding sebanyak mungkin di atas permukaan air.

Baca juga:

Novel ini berkisah tentang George Milton dan Lennie Small, tentang Curley yang angkuh dan istrinya, tentang seorang pekerja kulit hitam, Crooks, yang mendapat perlakuan yang diskriminatif; dan tentang tukang sapu, Candy, yang takut kehilangan pekerjaan karena ia sudah empat tahun kehilangan lengannya. Setidaknya, begitulah yang saya simpulkan.

Kemalangan sebenarnya telah menimpa George dan Lennie sebelum mereka benar-benar sampai ke rumah peternakan yang baru di Soledad. Sehari sebelumnya, mereka diturunkan sopir bis sejauh empat mil lebih dari Soledad sehingga mereka terpaksa bermalam di pinggir Sungai Salinas.

George, pria bertubuh kecil, sementara Lennie bertubuh tinggi besar tapi memiliki keterbatasan mental melahiran diri Weed, peternakan tempat mereka semula bekerja karena ulah Lennie. Di Weed, Lennie semula terkesima dengan pakaian merah seorang gadis. Ia lalu mencengkram pakaian tersebut sehingga membuat gadis tersebut ketakutan. Semakin gadis itu digayuti ketakutan, membuat Lennie semakin panik, dan saat Lennie panik, tubuhnya yang kekar seakan tidak bisa dikendalikan oleh siapapun, kecuali oleh George. Perempuan itu selamat, tapi dia melaporkan pada hakim bahwa dirinya diperkosa sehingga membuat Lennie nyaris jadi sasaran amukan massa. Namun George dan Lennie bersembunyi dan berhasil meloloskan diri.

George dan Lennie berasal dari Auburn. Sejak kecil, Lennie dirawat oleh bibinya, Clara. Selepas Clara meninggal dunia, George yang kesepian menghabiskan hari-harinya bersama Lennie.

Di tangan Lennie, apa pun akan remuk saat ia panik: anak anjing, tikus, bahkan lengan dan leher manusia.

Hanya George yang dapat mencegah kengerian yang lebih lanjut pada perempuan berpakaian merah di Weed dan pada Curley yang arogan di Soledad karena Lennie hanya bisa dikendalikan oleh temannya itu.

Malam saat Curley menghantam Lennie dengan beberapa pukulan yang semula diterima Lennie tanpa balasan, George berkata pada Lennie agar ia melawan lalu yang terjadi: tangan Curley remuk.

Namun saat Lennie mematahkan leher istri Curley, George tak berada di sisinya sehingga istri Curley meregang nyawa.

Sebelum peristiwa itu terjadi, Lennie sedang meratapi anak anjing yang sudah mati. Sejurus kemudian, istri Curley masuk ke dalam lumbung dan mulai curiga dengan gerak-gerik Lennie yang mencoba menyembunyikan mayat anak anjing itu dengan tumpukan jerami.

Mula-mula, perempuan itu bercerita tentang masa lalunya dan kekerasan yang ia alami selama menjadi istri Curley pada Lennie. Perempuan itu juga mulai tertarik pada cita-cita Lennie, —yang diceritakan berulang-ulang oleh George padanya—memiliki tanah sendiri, rumah sendiri, dan kelinci setelah mereka bekerja di peternakan ini dan uang yang mereka kumpulkan sudah cukup.

Cerita tersebut yang juga menarik Candy dan Crooks untuk menceburkan diri dalam mimpi George dan Lennie hingga akhirnya Lennie membelai lalu menjambak rambut istri Curley. Karena istri Curley merasa kesakitan, ia lantas berteriak dan meminta Lennie menghentikan hal itu. Sebaliknya, Lennie panik lalu mematahkan leher perempuan malang itu.

George, Lennie, istri Curley yang kerap menerima pukulan suaminya, Candy yang tak lagi memiliki lengan, dan Crooks yang berkulit hitam, merasa teralienasi dan kesepian. Mereka seolah tidak menjalani hidup untuk hidup mereka sendiri tapi untuk kehidupan orang lain.

Sejak pembunuhan itu, Lennie sadar mimpinya mengurus kelinci di rumah yang mereka diimpi-impikan itu tak bakal terwujud.

Meminta Lennie berdiri menghadap Sungai Salinas yang hijau, George berdiri di belakang Lennie dan mengarahkan pistol Luger ke kepalanya lalu agak lama kemudian terdengar suara ledakan. Sebelum George menarik pelatuk, mereka bercerita tentang cita-cita mereka: rumah, kelinci, sapi, ayam, dan padang rumput.

George melakukan itu karena terpaksa, setelah sebelumnya ia gagal meyakinkan Curley, Slim, Whit, dan Carlson untuk tidak membunuh Lennie sebagai balasan atas kematian istri Curley. Tampaknya, George tak ingin membiarkan Lennie meregang nyawa dalam kepanikan. []

Loading...