Setelah Gagal Tender pada 2018

Mesin Rumah Kemasan belum Ditender hingga November

·
Mesin Rumah Kemasan belum Ditender hingga November
Rumah Kemasan di Pidie. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

sinarpidie.co--Rumah kemasan di Pidie hingga kini belum difungsikan meskipun bangunannya telah rampung sejak dua tahun yang lalu. Alasannya, butuh beberapa unit mesin kemasan di sana. Pada tahun 2019, melalui APBK-P, dana yang dialokasikan untuk belanja pengadaan mesin tersebut senilai Rp 356 juta. Namun, hingga memasuki pertengahan November 2019, pengadaan mesin tersebut belum juga ditender.

“Rencananya, rumah kemasan akan segera difungsikan pada akhir tahun ini atau awal tahun depan. Karena kita akan beli beberapa unit mesin tahun ini. Saat ini peralatan mesin yang dibutuhkan masih dalam proses tender,” kata Dra Mardaini, Kepala bidang Industri pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Pidie dan UKM (Diseperindagkop dan UKM) Pidie pada sinarpidie.co, Senin, 11 November 2019

Selain itu, kata Dra Mardaini lagi, untuk mengoperasikan gedung tersebut, dibutuhkan satu tenaga operator dan satu pekerja teknis yang mengurus peralatan mesin tersebut.

“Peralatan mesin yang dibeli tahun ini ada beberapa unit, terdiri dari mesin cetak kemasan, mesin sablon, mesin stiker dan beberapa jenis mesin lainnya. Nanti juga akan dibelikan beberapa unit komputer untuk desain yang akan ditempatkan dirumah kemasan,” kata dia lagi.

Baca juga:

Data pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM) di Pidie yang tercatat pada Disperindagkop dan UKM Pidie sebanyak 2.600 pelaku usaha.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada tahun anggaran 2019 dan 2020, Pidie tak mendapatakan Dana Alokasi Khusus (DAK) IKM, karena DAK IKM tahun anggaran 2018 senilai Rp 2 miliar tak terserap lantaran mesin rumah kemasan yang diadakan tahun itu gagal tender. []

Komentar

Loading...