Menyusuri Bebatuan Cadas di Tuwih Jeuruengeu

·
Menyusuri Bebatuan Cadas di Tuwih Jeuruengeu
Bebatuan di Tuwih Jeuruengeu. (Diky Zulkarnen/sinarpidie.co).

sinarpidie.co—Warga setempat menyebutnya Tuwih Jeuruengeu. Artinya, tempat tergenangnya air jernih.

Waktu tempuh menuju ke Tuwih Jueureungeu dari Kota Sigli sekitar 45 menit berkendara.

Ada dua jalur yang bisa kita tempuh untuk menuju ke sana. Pertama, lewat jalan Waduk Rajui. Kedua, lewat Gampong Cot Paloh, Padang Tiji.

Kami memilih melewati jalur Gampong Cot Paloh, tetapi jalannya sedikit terjal, melalui jalan setapak yang dipenuhi bebatuan yang seolah-olah telah pecah sana-sini. Biasanya, jalan ini digunakan pekebun.  

Di sepanjang jalan, saat melewati kebun warga, di kiri dan kanan, ada tanaman jabon, akasia dan jati.

Jika memilih jalur kedua, kita harus melewati jalan Waduk Rajui dengan melewati dua anak sungai yang bisa dilewati sepeda motor hingga ke lokasi tersebut.

Sekitar 300 meter sebelum sampai ke lokasi, kita akan menyusuri sungai dengan berjalan kaki di tempat yang penuh bebatuan besar yang airnya tergenang hanya di beberapa tempat saja karena sedang musim kemarau.

Baca juga:

Selama 15 menit berjalan kaki menyusuri sungai, sampailah kami ke lokasi yang ingin dituju.

Air yang jernih di Tuwih Jeuruengeu. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

Begitu sampai, ada beberapa pengunjung yang sedang menikmati suasana alam di sana. Sebagian dari mereka sedang asyik menceburkan diri ke dalam air yang jernih, ada yang melompat dari atas tebing. Sebagian lagi bersantai di atas hammock yang digantung pada dua batang pohon dan ada juga yang sedang berselfie ria.

Para pengunjung mandi di lokasi. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

"Di tempat itu lumayan dalam airnya, sekitar tiga meter dalamnya. Dasarnya ada pasir halus," kata Bismi, salah satu pengunjung, Minggu, 5 Agustus 2018.

Pemandangan di Tuwih Jeuruengeu. (sinarpidie.co/Diky Zulkarnen).

Tempat tersebut dikelilingi tebing beserta bebatuan besar di atas dan bawah, di tengah- tengahnya tergenang air jernih.  Juga terdengar air mengalir perlahan dari atas sungai. Sedangkan di atas tebing, pohon ara dan berbagai pohon lainnya tumbuh dengan lebat. []

Loading...