Menteri KKP Kena OTT KPK

·
Menteri KKP Kena OTT KPK
Menteri KKP Edhy Prabowo, ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama istrinya, Iis Rosita Dewi, dan sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan pada Rabu, 25 November 2020 dini hari, di Bandara Soekarno-Hatta saat rombongan tersebut pulang dari kunjungan kerja di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat. Sumber foto: suara.com.

sinarpidie.co - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo, ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama istrinya, Iis Rosita Dewi, dan sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan pada Rabu, 25 November 2020 dini hari, di Bandara Soekarno-Hatta saat rombongan tersebut pulang dari kunjungan kerja di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat. Belakangan, tim KPK juga melakukan penangkapan di Depok, Bekasi, dan Tangerang Selatan.

Kini, Wakil Ketua Umum Gerindra ini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait perizinan tambak, usaha, atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020.

Edhy diduga menerima suap dari perusahaan-perusahaan yang mendapat penetapan izin ekspor benih lobster. Uang senilai 9,8 miliar yang semula berada di rekening perusahaan PT Aero Citra Kargo (ACK), satu-satunya penyedia jasa kargo untuk ekspor benih lobster, ditransfer ke rekening staf istri Edhy, yang bernama Ainul Faqih, sebesar Rp 3,4 miliar.

"Apakah ada 40 perusahaan dengan total uang Rp 9,8 miliar atau beberapa perusahaan belum dapat disimpulkan, tapi dari tahapan pemeriksaan saat ini didapat kesimpulan uang itu berasal dari berbagai perusahaan yang tidak terputus," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango, seperti yang dilansir dari Antara, Kamis, 26 November 2020.

Selain Edhy, KPK juga menetapkan enam tersangka lainnya dalam kasus ini.

Loading...