Mengurai Benang Kusut Seleksi PNS Pemkab Pidie

·
Mengurai Benang Kusut Seleksi PNS Pemkab Pidie
Pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Pidie telah tuntas digelar selama 12 hari, sejak 27 Januari 2020 hingga 7 Febuari 2020, di Gedung Pidie Convention Center (PCC), Gampong Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie. Dok. sinarpidie.co.

Bukti kuat kelalaian peserta dapat dirujuk pada surat lamaran mereka. Dalam surat lamaran, mereka melamar pada jabatan Analis Data dan Informasi pada DPMG Pidie. Dengan kata lain, mereka tidak melamar pada jabatan Penyusun Pembinaan Institusi Masyarakat Pedesaan DPMG Pidie. Muhammad Nouval, yang dalam surat lamarannya melamar jabatan Analis Data dan Informasi pada DPMG Pidie, keluar sebagai peserta dengan nilai tertinggi pada jabatan Penyusun Pembinaan Institusi Masyarakat Pedesaan DPMG Pidie pada hasil akhir seleksi CPNS Pemkab Pidie.

sinarpidie.co — Benang kusut penetapan hasil akhir seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie tahun 2019 untuk jabatan Penyusun Pembinaan Institusi Masyarakat Pedesaan pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) mulai terurai.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pidie, Muklis SSos MSi, menjelaskan terdapat 26 peserta yang mendaftar pada jabatan Analis Data dan Informasi pada DPMG Pidie meski kualifikasi pendidikan mereka adalah S-1/D-IV Ekonomi Manajemen. “Sementara berdasarkan SK formasi Menpan-RB, kualifikasi pendidikan 26 peserta tersebut dibuka pada Jabatan Penyusun Pembinaan Institusi Masyarakat Pedesaan pada DPMG Pidie,” kata dia, Senin, 2 November 2020 di Sigli.

Muklis, yang didampingi Kepala Bidang Pengadaan, Pengembangan dan Pemberhentian Pegawai pada BKPSDM Pidie, Zulkhaidir SSos, mengatakan hal itu diketahui oleh Panitia Seleksi Daerah (Panselda) CPNS 2019 di Lingkungan Pemkab Pidie saat Panselda melakukan verifikasi berkas para pelamar pada tahapan seleksi administrasi pada November 2019 lalu. “Kami menyurati Panselnas. Jawaban Panselnas, 26 peserta nantinya secara otomatis akan dialihkan pada jabatan Penyusun Pembinaan Institusi Masyarakat Pedesaan DPMG Pidie saat SKD berlangsung,” sebut Muklis.

Hasil koordinasi dengan Panselnas yang menjadikan dasar Panselda mencetak kartu ujian 26 peserta, yang semula mendaftar pada jabatan Analis Data dan Informasi pada DPMG Pidie melalui aplikasi sscn.bkn.go.id, pada jabatan Penyusun Pembinaan Institusi Masyarakat Pedesaan DPMG Pidie.

Panselda dan Panselnas tidak melihat hal itu sebagai unsur kelalaian peserta meski seharusnya regulasi yang diimplementasikan dalam serangkaian proses ini ialah SK Menpan-RB tentang formasi dan kualifikasi pendidikan dan bukan semata-semata kolom kualifikasi pendidikan sscn.bkn.go.id, sebab yang menjadi dasar hukum untuk melaksanakan serangkaian proses seleksi ini adalah peraturan perundang-undangan, termasuk SK menteri.

Bukti kuat kelalaian peserta tersebut, salah satunya, dapat dirujuk pada surat lamaran 26 peserta yang melamar pada jabatan Analis Data dan Informasi pada DPMG Pidie. Dengan kata lain, dalam surat lamaran, mereka tidak melamar pada jabatan Penyusun Pembinaan Institusi Masyarakat Pedesaan.

Di tengah perjalanan, di satu pihak, setelah mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD, nilai SKD 26 peserta ini ternyata masih keluar pada jabatan Analis Data dan Informasi pada DPMG Pidie.

Sementara, di lain pihak, sejak awal, dalam seleksi administrasi, tercatat 97 peserta yang lulus pada jabatan Penyusun Pembinaan Institusi Masyarakat Pedesaan DPMG Pidie. Hal itu juga bisa dirujuk dari surat lamaran mereka yang ditujukan pada jabatan tersebut. Dalam seleksi kompetensi dasar (SKD), 84 peserta yang hadir dan mengikuti seleksi tersebut, di mana 10 peserta di antaranya dinyatakan lulus passing grade. Namun, hanya tiga peserta dengan nilai tertinggi yang bisa mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB). Mereka adalah Mardiaton (total nilai 346), Muhammad Ali (total nilai 339), dan Veratini (total nilai 318).

“Dua peserta (Muhammad Nouval dan Safrida-red) datang ke kantor untuk memberitahukan secara lisan mengapa nama mereka masih tercantum dalam jabatan Analis Data dan Informasi pada DPMG. Itu dilakukan setelah pengumuman SKD pada Maret 2020,” kata Muklis.

Baca juga:

Muhammad Nouval menduduki peringkat keempat SKD pada jabatan Analis Data dan Informasi pada DPMG Pidie sehingga dia tidak berhak mengikuti atau tidak lolos mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang atau SKB untuk jabatan tersebut.

Segera setelah menerima laporan dua peserta tersebut, Panselda kembali menyurati Panselnas. “Panselnas menanyakan sikap Pemkab Pidie. Pemkab Pidie meminta keenam peserta diakomodir mengikuti SKB pada jabatan tersebut,” kata Muklis.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi menerbitkan surat bernomor B/715/SM.01.00/2020 tertanggal 4 Agustus 2020 perihal penjelasan tentang formasi CPNS Kabupaten Pidie TA 2019, di mana petikannya berbunyi: “karena permasalahan ini disampaikan setelah hasil SKD diumumkan, agar tidak merugikan peserta yang telah lulus SKD sejumlah tiga kali formasi sebelumnya, maka diputuskan untuk menambah data tiga peserta yang memenuhi nilai ambang batas tersebut, sehingga peserta pada jabatan Penyusun Pembinaan Institusi Masyarakat Pedesaan menjadi enam orang.”

Muhammad Nouval, yang dalam surat lamarannya melamar jabatan Analis Data dan Informasi pada DPMG Pidie, keluar sebagai peserta dengan nilai tertinggi dalam hasil akhir seleksi CPNS Pemkab Pidie pada jabatan Penyusun Pembinaan Institusi Masyarakat Pedesaan DPMG Pidie . []

Loading...